Home Lintas Jateng Pemkot Solo Akan Fasilitasi Lokasi Latihan Sepeda BMX

Pemkot Solo Akan Fasilitasi Lokasi Latihan Sepeda BMX

Walikota Solo janji fasilitasi lokasi latihan bagi atlet sepeda BMX

SOLO, 24/4 (BeritaJateng.net) – Atlet sepeda BMX di Kota Bengawan banyak mengukir prestasi. Baik di tingkat lokal,  nasional sampai tingkat Asia. Melihat banyaknya atlet potensial, pemerintah kota Solo akan memfasilitasi tempat latihan bagi atlet sepeda BMX.

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo saat membuka kampanye kesadaran keselamatan berlalu lintas, di area Car Free Day berjanji akan membuat lokasi berlatih. Dengan adanya trek untuk berlatih sepeda BMX  diharapkan mampu meningkatkan skill dan teknik bagi atlet lokal.

“Kita dukung dengan memfasilitasi mereka lokasi berlatih untuk mendukung prestasi mereka,” jelasnya Minggu (24/4/2016).

Rudy mengaku, sebenarnya sudah lama dirinya berencana menyediakan arena untuk mewadahi hoby mereka yang menyukai balap BMX. Namun karena ketidaktahuannya dengan dunia balap BMX membuat Rudy tidak memiliki gambaran bagaimana bentuk arenanya.

Rudy juga meminta agar dirinya diberikan gambaran juga pemahaman bagaimana bentuknya kebituhannya seperti apa. Nantinya Pemkot Solo akan bisa  memfasilitasinya.

Sementara itu penggiat BMX Solo, Ainot Wijanarko merasa senang sebab walikota Solo FX Hadi Rudyatmo akan membangun arena berlatih untuk mewadahi hoby mereka.

“Selama ini kami berlatih di jalan saat kondisi jalanan sudah sepi. Meski kondisinya minim namun bisa mengantarkan teman dari Solo yang sedang mengikuti kompetisi BMX di Jepang,” jelasnya lebih lanjut.

Solo sendiri memiliki atlet potensial yang meraih prestasi dalam ajang balap sepeda BMX. Salah satunya adalah Tony Sarifudin dan juga Gandi Rosandi. Tony Sarifudin menyumbangkan medali emas untuk kontingen Jawa Tengah saat  Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008 dan 2012.

Dalam kesempatan tersebut Rudy juga akan menertibkan komunitas Solo Last Friday Ride (SLFR), yang sering mempergunakan jalan raya saat malam hari untuk menyalurkan hoby mereka bersepeda.

Untuk itulah perlu diatur dengan melibatkan banyak pihak diantaranya Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) dan Satlantas Polresta Solo.

“Nantinya semua akan dikumpulkan dan akan ada pengaturan teknis penataan kegiatan untuk mereka. Dengan menyediakan lokasi untuk berkumpul,” pungkas Rudy. (Bj24)