Home Lintas Jateng Pemkot Siap Tawarkan ‘Mobil Desa’ Pada Investor 

Pemkot Siap Tawarkan ‘Mobil Desa’ Pada Investor 

Walikota Semarang menjajal mobil desa, mobil buatan mahasiswa Unnes.

Semarang, 7/6 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan berupaya mengomunikasikan serta menawarkan mobil ramah lingkungan ‘mobil desa’ epada para investor. Hal ini diutarakan Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengingat Pemkot tak bisa mendukung pengembangan melalui dana APBD.

“Kami berupaya mendorong pengembangan mobil ramah lingkungan berkekuatan 2500 cc oleh Universitas Negeri Semarang (Unnes) untuk menjadi mobil nasional. Caranya bagaimana? Ya.. dengan mencari investor,” ujar Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi.

Menurutnya, pengembangan mobil desa itu masih sebatas riset, Pemkot akan akan membantu menyampaikannya ke perusahaan-perusahaan swasta, untuk mendukung pengembangan riset melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kalau mau dari APBD, mobil itu harus masuk E Katalog untuk pengadaan barang. Pertanyaannya, mobil ini akan diproduksi masal tidak? Jika iya, prosedur uji kelayakan dan sebagainya harus segera diselesaikan,” katanya.

Hendi pun mendorong tim pengembangan mobil desa agar menghilangkan kekhawatiran, mobil desa bakal bernasib sama dengan beberapa proyek mobil nasional sebelumnya yang menuai kegagalan.

“Tidak perlu takut. Pada akhirnya dikembalikan ke pasar, mereka yang akan menilai. Kalau kualitas bagus pasti dibeli,” sambung Hendi.

Perancang mobil desa sekaligus dosen teknik mesin Unnes, Widya Ariadi mengatakan, dalam perancangan mobil bak terbuka berkekuatan 2500 cc tersebut, pihaknya akan membatasi diri pada pengembangan riset. Pihaknya pun siap jika Pemkot maupun perusahaan swasta melalui CSR membantu pengembangan riset tersebut.

Widya rupanya tidak ingin lembaga penelitiannya dibenturkan dengan proses pengadaan barang yang berisiko menimbulkan persoalan hukum.

“Melihat kasus-kasus sebelumnya. Pengembangan mobil nasional melalui sistem pengadaan memiliki konsekuensi hukum pidana. Kami sangat berhati-hati dalam hal ini,” terang dia.

Widya mengatakan, dalam pengembangan mobil ini, Unnes akan bekerjasama dengan pabrik VIAR dan Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo). Di samping tangguh untuk segala medan, menurut Widya, mobil ini dirancang ramah lingkungan. (Bj)