Home News Update Pemkot Semarang Optimistis Penyelesaian Jalur Alternatif Kartini

Pemkot Semarang Optimistis Penyelesaian Jalur Alternatif Kartini

Jalur Alternatif Kartini
Jalur Alternatif Kartini
Jalur Alternatif Kartini
Jalur Alternatif Kartini

Semarang, 28/11 (BeritaJateng.Net) – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Bina Marga optimistis proyek jalan alternatif yang menghubungkan Jalan Kartini-Gajah Semarang bisa terselesaikan sesuai target.

“Kami memprediksi proyek ini malah akan selesai lebih cepat dari target,” kata Kepala Bidang Pemanfaatan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Kota Semarang Sukardi di Semarang, Jumat.

Ia menyebutkan penyelesaian proyek pembangunan jalan alternatif Kartini-Gajah ditargetkan pada 27 Desember 2014 dan progres pengerjaan proyek tersebut juga terus menggembirakan.

Pekerjaan yang masih berjalan sekarang ini, kata dia, yakni pemasangan tiang pancang, penyambungan jembatan, pembuatan saluran, pembuatan trotoar, dan pembebasan beberapa petak lahan.

“Proyek jalan tembus (alternatif) ini akan dilanjutkan dengan pekerjaan pengaspalan pada tahun depan. Namun, untuk tahun ini kami perkirakan bisa diselesaikan lebih cepat,” tukasnya.

Sementara itu, Wakil Pelaksana PT Satria Mas yang menggarap proyek jalur alternatif itu mengatakan saat ini pengerjaan memasuki tahap pengecoran sambungan jembatan yang sebentar lagi rampung.

“Kalau sudah selesai dicor, kami tinggal merapikan sambungan cor jembatan. Tujuannya, agar sambungan cornya rapi dan mulus sehingga nyaman dilewati pengendara nantinya,” tukas Adib.

Setelah tahap pengecoran sambungan jembatan rampung, ia mengatakan akan dilanjutkan dengan pembuatan trotoar, sementara untuk pembuatan saluran di kanan-kiri jalan sudah masuk “finishing”.

Ia menyebutkan pembuatan saluran sepanjang sekitar 800 meter di bagian kanan-kiri jalan alternatif itu sudah memasuki tahap “finishing” sehingga tahapan itu bisa segera dirampungkan.

“Yang masih tersisa, ya pemerataan material jalan dari kawasan Jolotundo menuju Jalan Gajah. Sementara ini, kondisinya memang masih berlumpur ketika hujan deras mengguyur,” ungkapnya.

Namun, kata dia, nantinya akan segera dilakukan pengurukan dengan material-material batu kricak yang sudah disiapkan dan memadatkannya sehingga bisa langsung dilanjutkan pengaspalan jalan. (ant/pri)