Home Headline Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Sapu Jagad

Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Sapu Jagad

Vaksinasi Covid-19

Semarang, 31/5 (BeritaJateng.net) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang membuka pendaftaran vaksinasi Sapu Jagad sebagai upaya merampungkan vaksinasi bagi tenaga kesehatan, tenaga pendidik, dan pegawai pemerintah baik ASN maupun non ASN yang belum disuntik vaksin.

Vaksinasi Sapu Jagad diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, tenaga pendidik, dan pegawai pemerintah baik ASN maupun non ASN yang belum disuntik vaksin. Syaratnya, tenaga kesehatan wajib menyertakan STR, sedangkan tenaga pendidik dan pegawai pemerintah wajib menyertakan identitas kepegawaian.

“Melalui vaksinasi Sapu Jagad, kami menghabiskan pendidik, ASN dan Non ASN, serta nakes. Jadi, yang kemarin belum sempat vaksin silakan kami buka kesempatan,” papar Kepala Dinkes Kota Semarang, M. Abdul Hakam, Senin (31/5).

Hakam menyampaikan, tiga kelompok tersebut masih ada yang belum melakukan vaksinasi karena pada saat jadwal vaksinasi mereka dalam kondisi terpapar atau sedang hamil.

Mereka yang sempat terpapar Covid-19 sudah lebih dari tiga bulan yang lalu, kini sudah dapat mengikuti vaksinasi.

“Kemarin yang terpapar tiga bulan yang lalu, sekarang sudah bisa vaksin,” ujarnya.

Menurutnya, jumlah nakes semakin hari semakin bertambah. Dia menyebutkan ada dua kelompok nakes yakni nakes utama dan pendukung. Mayoritas nakes utama sudah mengikuti vaksinasi. Sedangkan jumlah nakes pendukung semakin bertambah.

“Ini coba kami masukan. Misal, apoteker, analis laboratorium, optik, semua kami akomodir,” jelasnya.

Adapun pendidik juga terdiri dari pendidik formal dan informal.

Saat ini pihaknya masih memprioritaskan pendidik formal dalam rangka mempersiapkan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencananya akan dimulai serentak pada Juli mendatang.

Vaksinasi bagi tenaga pendidik berjalan baik. Apalagi, terbantu dengan vaksinasi dari Kementrian BUMN yang dilaksanakan di PRPP. Dia memperkirakan hingga saat ini tinggal sekitar 10 persen guru yang belum divaksin. Pendaftaran bisa dilakukan melalui laman victori.semarangkota.go.id.

“Kami habiskan yang formal dulu karena ini berhubungan dengan safety guru dan anak-anaknya. Pendidik informal semisal pelatih renang, pelatih zuma nanti,” tambahnya.

Vaksinasi sapu jagad dilakukan pula terhadap lansia di pelosok daerah. Tim Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang melakukan penyisiran dan jemput bola mendatangi langsung lansia hingga ke persawahan, pasar-pasar tradisional dan rumah-rumah lansia agar bisa menerima vaksinasi.

Salah satu lansia asal Ngaliyan Kota Semarang, Harningsih mengaku senang karena mendapat perhatian dari pemerintah untuk melakukan vaksinasi. Dirinya yang memiliki kondisi sulit beraktifitas dan sulit berjalan merasa terbantu dengan adanya vaksinasi jemput bola tersebut.

“Senang sekali, tidak usah ke puskesmas. Malah didatangi langsung oleh petugas,” ujarnya.

Dalam vaksinasi tersebut, petugas bahkan mengingatkan kepada para penerima vaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan ketat dan mematuhi 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumuna. Hal ini untuk mencegah terpapar virus Covid-19 meski telah dilakukan vaksinasi. (Ak/El)