Home Headline Pemkot Semarang Kaji Jalur Penyelamat Di Turunan Silayur 

Pemkot Semarang Kaji Jalur Penyelamat Di Turunan Silayur 

Pemasangan rambu peringatan di turunan Silayur Jalan Prof Hamka Semarang yang sering terjadi kecelakaan akibat turunan yang curam.
Semarang, 3/3 (BeritaJateng.net) – Banyaknya tragedi kecelakaan di turunan Silayur atau jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Semarang mengundang reaksi beberapa orang. Termasuk usulan terkait pembuatan jalur penyelamat untuk mengantisipasi adanya kecelakaan karambol yang tengah marak terjadi.
“Jangka menengahnya (Pemkot Semarang, Red.), nantinya melalui anggaran perubahan atau paling tidak dianggaran murni 2018, kami akan buat jalur penyelamat,” ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
Menurut Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, terkait usulan untuk membuat jalur penyelamat, saat ini masih dikaji.
Sementara itu, Pengamat Transportasi Universitas Khatolik Soegijapranata (UNIKA) Semarang Djoko Setijowarno mengaku, langkah pembatasan jam operasional truk-truk bermuatan berat, sudah sangat tepat.
“Ruas jalan itu termasuk blackspot untuk Kota Semarang dan Memang sudah seharusnya diberlakukan jam operasional,” ujarnya.
Menurut dia dari sisi Geometrik tanjakan Silayur tidak mendukung untuk kendaraan barang bermuatan berat. Adanya kawasan industri BSB, menyebabkan mobil barang dengan muatan berat, mobilitasnya tak terkontrol.
“Oleh sebab itu dapat dioperasikan jembatan timbang di kawasan Industri BSB, agar muatan yang diangkut tidak melebihi beban maksimal,” ucapnya. (El)
Advertisements