Home Headline Pemkot Semarang Bakal Bangun Gedung Parkir Pandanaran 10 Lantai Anggaran Rp. 85...

Pemkot Semarang Bakal Bangun Gedung Parkir Pandanaran 10 Lantai Anggaran Rp. 85 Miliar

Motor yang parkir di area larangan parkir di jalan Pandanaran digembosi oleh petugas karena tidak mengindahkan peringatan petugas.
         SEMARANG, 3/3 (BeritaJateng.net)  – Persoalan kesemrawutan parkir di sepanjang Jalan Pandanaran, terutama di pusat oleh-oleh masih terus dicari solusi. Salah satunya diperlukan gedung khusus sebagai kantong parkir.
         Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang di Jalan Pandanaran Nomor 79 Semarang bakal dibongkar total, kemudian akan dibangun gedung kurang lebih berlantai 10. Saat ini, rencana pembangunan ini masih digodok oleh Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang.
          Meski begitu, Pemkot Semarang saat ini masih mencari sewa tempat untuk memindahkan aktivitas pelayanan Dinas Kesehatan Kota Semarang. “Nanti gedung Dinas Kesehatan Kota Semarang dibongkar total, kemudian baru dilakukan pembangunan gedung baru,” kata Sekretaris Dinas Tata Ruang Kota Semarang, Irwansyah, Jumat (2/3).
          Dijelaskan, gedung 10 lantai tersebut nantinya digunakan sebagai gedung parkir, puskesmas, dan kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang. Gedung parkir direncanakan akan menggunakan sebanyak lima lantai. “Pembangunan ini menggunakan APBD Kota Semarang sistem kontrak tahun jamak atau multiyears 2018-2019. Nanti akan dilelang senilai kurang lebih Rp 85 miliar,” katanya.
         Saat ini, pihaknya mengaku masih memelajari sistem kontraknya, termasuk meninjau ulang Detail Engineering Design (DED). Sedangkan untuk Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), Ijin prinsip, dan lain-lain telah rampung. “Kami masih diskusikan dengan ULP (Unit Layanan Pengadaan). Jangan sampai tahun ini dikerjakan tapi tahun selanjutnya tidak, itu kan malah berbahaya,” katanya.
          Setelah semua persiapan rampung, lanjutnya, pihaknya segera melakukan proses lelang. “Rencananya proses lelang akhir Maret. Ditargetkan, Mei sudah mulai pembangunan, gedung lama dibongkar dulu,” katanya.
         Mengenai konsep gedung baru, pihaknya belum bisa membeberkan secara detail. Namun yang jelas gedung tersebut memberi ruang besar untuk parkir. Tetapi gedung parkir tersebut masih konvensional. Artinya, bukan gedung parkir yang didesain menggunakan teknologi. “Kami masih hitung kapasitas gedung tersebut,” katanya.
          Lebih lanjut, kata Irwansyah, pembangunan gedung menggunakan APBD Kota Semarang dengan sistem kontrak tahun jamak baru dilakukan pertama kali ini. Maka ini membutuhkan persiapan matang. “Mengenai pembagian alokasi dana untuk dua tahun itu belum bisa diketahui,” katanya.
           Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Widoyono mengaku masih kesulitan mencari gedung yang akan digunakan untuk ditempati sebagai kantor selama lima tahun. “Ada beberapa pemilik gedung swasta yang menawari, namun pihaknya belum menyetujui tawaran itu. Ya, ini masih proses pindah,” katanya.
           Sedangkan untuk Puskesmas Pandanaran sudah pindah. Dia menargetkan, Maret atau April mendatang sudah pindah. Sebab, Mei kegiatan pembangunan gedung baru dimulai. “Nanti kami akan mengumumkan perpindahan gedung kepada masyarakat dan pelayanan tidak terganggu,” katanya. (El)