Home Ekbis Pemkot Pekalongan Perketat Pengawasan Pangkalan Elpiji

Pemkot Pekalongan Perketat Pengawasan Pangkalan Elpiji

Pangkapan Elpiji

Pekalongan, 18/2 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memperketat pengawasan distribusi elpiji tabung isi tiga kilogram pada pemilik pangkalan terkait dengan terbongkarnya praktik pengoplosan gas yang mudah terbakar itu.

Kepala Seksi Pengawasan, Pengadaan dan Penyaluran Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kota Pekalongan Setya Budi di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa pemkot sudah menerapkan pengisian “logbook” sebagai antisipasi penyimpangan distribusi elpiji.

“Pada ‘logbook’ itu dapat diketahui ke mana saja elipiji isi tiga kilogram disalurkan,” katanya.

Ia mengakui penerapan “logbook” ini masih juga mengalami kendala karena hampir 60 persen para pemilik pangkalan elpiji beralasan pengecer sering menolak dicatat namanya saat membeli gas yang mudah terbakar tersebut.

“Hanya sekitar 40 persen pemilik pangkalan yang aktif mengisi ‘logbook’ dan melaporkannya ke pemkot. Sebenarnya kalau semua tercatat, itu bisa ditelusuri alur distribusi elpiji tiga kilogram ke mana saja,” katanya.

Ia mengatakan pada “logbook” milik pangkalan maka seluruh informasi tercatat lengkap mulai dari nama pembeli, alamat, jumlah pembelian, jenis pembelian, dan data agen yang menjadi distributor.

“Jika semua rutin mengisi ‘logbook’ semua bisa diawasi ke mana saja alur distribusi elpiji sehingga saat ada yang terlihat tidak pas dalam logbook, bisa langsung ditelusuri,” katanya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kota Pekalongan, Sri Mulyani menambahkan pemkot akan melakukan pengawasan langsung ke lapangan setelah terungkapnya penyelewenangan distribusi elpiji tiga.

“Kami memang sulit melakukan pengawasan distribusi elpiji pada tingkat pengecer ke konsumen. Akan tetapi hal itu akan kami lakukan agar dapat meminimalkan penyimpangan,” katanya.