Home Lintas Jateng Pemkot Pekalongan : Kualitas Raskin Layak Konsumsi

Pemkot Pekalongan : Kualitas Raskin Layak Konsumsi

raskin

Pekalongan, 3/3 (BeritaJateng.net)- Kulaitas beras untuk warga miskin yang akan didistribusikan pada rumah tangga sasaran (RTS) Kota Pekalongan, Jawa Tengah sejak Januari hingga Maret 2015 mempunyai kualitas layak konsumsi, kata Kepala Bagian Perekonomian Kota Pekalongan Setyo Susilo.

“Kualitas raskin yang didistribusikan tidak berbau apek dan tak berkutu sehingga layak dikonsumsi,” katanya saat melakukan inspeksi mendadak di Gudang Bulog Bondansari Kabupaten Pekalongan, Selasa.

Menurut dia, pada Maret 2015, pemkot kembali menyalurkan raskin sebanyak 123 ton kepada warga miskin di 27 kelurahan di empat kecamatan setempat.

“Sedang beras yang akan didistribusikan pada warga adalah beras kualitas medium sehingga layak dikonsumsi. Kami jamin kualitas raskin relatif bagus,” katanya.

Ia mengatakan penyaluran beras raskin tersebut juga bertujuan menyetabilkan harga beras yang kini naik relatif tinggi di pasaran.

“Berdasar pantauan, harga beras di pasaran yang semula hanya Rp8 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp11 ribu/ kg bahkan sampai Rp12 ribu/ kg. Kenaikan harga beras itu memang relatif tinggi sehingga harus segera distabilkan,” katanya.

Ia mengaku melambungnya harga beras di pasaran karena sejumlah daerah pemasok gabah belum memasuki masa panen karena para petani baru melakukan masa tanam.

Pemkot, kata dia, saat ini belum siap melakukan operasi pasar (OP) karena belum ada anggaran untuk menyikapi kenaikan harga beras di pasaran.

“Saat ini, kami hanya mampu menyalurkan raskin agar harga beras bisa segera turun kembali atau dapat distabilkan,” katanya.

Kepala Sub Divisi Regional Bulog Pekalongan, Iwan Nurwansyah mengatakan Bulog siap menyalurkan raskin sesuai jumlah yang diminta oleh masing-masing pemerintah daerah.

“Berapa pun jumlah beras raskin yang diajukan oleh pemkot atau pemkab akan kami layani dengan sebaik mungkin. Yang jelas, kami akan melayani dengan baik pada pemda untuk permintaan distribusi beras,” katanya.

Ia mengatakan saat ini jumlah persediaan raskin yang tersimpan di gudang Bulog Bondansari cukup memenuhi kebutuhan warga hingga enam bulan ke depan.

“Adapun, semua beras yang tersimpan di gudang mempunyai kualitas baik karena kami melakukan perawatan dengan melakukan ‘spraying’ dan fumigasi secara rutin,” katanya. (ant/BJ)