Home Life Style Pemkot Gandeng Desainer Lokal Promosikan Batik Semarangan

Pemkot Gandeng Desainer Lokal Promosikan Batik Semarangan

Berfoto bersama, Ketua Dekranasda Jateng Atiqoh Ganjar Pranowo, Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Ketua Dekranasda Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi beserta desainer-desainer handal Semarang.

SEMARANG, 4/12 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Semarang terus mendorong perkembangan industri batik Semarangan dengan menggandeng Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) atau pengrajin  dengan menggelar Pameran Semarang Industri Fashion (SIF) di Balairung Room UTC Hotel Semarang.

Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan untuk mengangkat batik Semarangan, pemerintah Kota Semarang mencoba untuk mengkolaborasikan antara pengrajin batik dan desainer. “Para desainer ini diminta untuk membuat gaun atau dari batik Semarangan agar potensi batik dari Semarang bisa diangkat dari berbagai model agar disukai anak muda, dan berbagai kalangan sesuai kreativitas desainer itu sendiri,” katanya.

Fashion show gaun rancangan desainer Semarang yang berbahan batik Semarangan
Fashion show gaun rancangan desainer Semarang yang berbahan batik Semarangan

Kolaborasi tersebut akhirnya dipamerkan dalam acara Fashion Parade Batik Senarangan dengan tema Senandung Batik Semarangan. Tangan-tangan handal para desainer pun bisa mengkobinasikan antara batik Semarangan dengan bahan lainnya menjadi busana yang indah dan memiliki ekonomis yang tinggi. “Dengan kolaborasi ini, batik Semarangan bisa terangkat apalagi tangan desainer kain batik disulap menjadi gaun yang indah dan bisa dikenalkan ke tingkat Internasional,” tuturnya.

Ia menjelaskan jika sektor pariwisata, saat ini coba diangkat melalui beberapa event yang menggandeng industri kreatif yang ada di Semarang. Wanita yang akrab disapa Ita ini, mengakui jika industri kreatif bisa menjadi salah satu sektor andalan untuk mendatangkan wisatawan. “Wisatawan bukan hanya butuh jalan-jalan, mereka pasti mencari apa yang khas dari suatu obyek wisata berupa oleh-oleh. Nah ini adalah peluang dari industri kreatif, yang bisa ikut mendongkrak sektor wisata,” ungkapnya.

p_20161201_212158Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Masdiana Safitri menambahkan jika saat ini Pemkot telah menggalakkan UMKM dengan berkoordinasi antar dinas terkait guna melakukan pelatihan, pemasaran produk dan yang lainnya. “Target kami, bisa Semarang menjadi kota  mode. Dengan kegiatan seperti ini, para desainer lokal akan termotivasi untuk berkarya,” tambahnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang Nurjanah mengatakan jika industri fashion di Kota Semarang mulai menggeliat dengan berbagai macam modenya bergerak mengikuti tren. Memfasilitasi promosi, mempertemukan pasar dan adanya kebijakan-kebijakan yang memihak bagi pelaku industri fashion adalah wujud perhatian dari pemerintah akan kemajuan dunia fashion Kota Semarang. “Ajang seperti ini dapat menjadi rangsangan tersendiri bagi tumbuhnya industri ini  di ranah global,” ungkapnya.(Bj/EL)

Advertisements