Home News Update Pemkot Ambon Roadshow Sosialisasikan “Mangente Ambon 2015” ke Semarang

Pemkot Ambon Roadshow Sosialisasikan “Mangente Ambon 2015” ke Semarang

walikota ambon

Semarang, 10/3 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menurunkan tim sebanyak 3 orang yaitu Rudi Watilete. SE, Kepala Dinas Perdagangan & Peridustrian, Drs. Roby Talakua, Camat Nusaniwe Kota Ambon dan seoraang jurnalis dari Mollucas TV ke Semarang, guna mensosialisasikan “Mangente Ambon 2015”.

“Kami menyambut baik rencana tersebut dan siap menerima kedatangan tim pemkot Ambon di Kota Semarang,” kata Lusia Sintia Siahaya, Ketua Persatuan Basudara Maluku ( PBM ) Jawa Tengah.

Sementara itu Walikota Ambon, Richard Louhenapessy. SH mengatakan, salah satu upaya sosialisasi adalah melakukan roadshow ke beberapa kota di Indonesia, termasuk ke Semarang pada awal Maret ini.

“Kami akan ke Semarang, bertemu dan bertatap muka dengan paguyuban warga Maluku di Semarang. Program Mangente Ambon dibuat agar masyarakat Ambon, maupun wisatawan yang ada di Indonesia maupun mancanegara dapat datang berkunjung ke kota yang dijuluki Ambon Manise,” tutur Richard Louhenapessy. SH.

Selain dirinya, pihaknya juga telah menginstruksikan setiap pimpinan SKPD di Pemkot Ambon ditugaskan untuk roadshow ke seluruh Indonesia dan melakukan koordinasi dengan organisasi masyarakat Ambon di daerah tersebut, untuk selanjutnya dapat diinformasikan kepada masyarakat luas.

“Program ini bertepatan dengan beberapa event di Ambon yakni Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional, dan konser 20 tahun berkarya penyanyi asal Ambon, Glenn Fredly pada tahun 2015,” ujarnya lagi.

Menurut dia, potensi terbesar kota Ambon adalah sektor jasa dan pariwisata. Ambon juga memiliki potensi wisata bahari yang cukup diminati wisatawan.

“Kota Ambon ini juga tidak terlalu sulit untuk dijual karena namanya sudah dikenal masyarakat luar, keramahan juga merupakan faktor utama dan kekuatan disamping potensi alam dan budaya yang harus dikembangkan,” ujarnya.

Pihaknya mengakui, salah satu yang menjadi keprihatinan dan kendala adalah kepercayaan masyarakat baik nasional dan internasional mengenai keamanan kota Ambon

“Masih banyak keraguan yang kita dengar apakah Ambon sudah aman untuk dikunjungi. Kita terus berupaya untuk merubah cara pandang masyarakat luar bahwa Ambon sudah sangat kondusif dan layak untuk dikunjungi,” tandas Walikota.

Ia menambahkan, program tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pemulihan kondisi Ambon untuk kembali mendapat kepercayaan secara Nasional dan internasional.

“Mangente Ambon bukan hanya untuk orang Ambon di Indonesia, tetapi juga masyarakat lainnya di Tanah Air maupun mancanegara, seperti Belanda, Australia dan negara lainnya,” ujarnya.

Dijelaskan, kalender kegiatan Mangente Ambon berupa paket kunjungan wisata yang dimulai sejak Januari yakni pesta rakyat kunci Januari, dilanjutkan dengan kegiatan tahunan Anzac Day, pesta budaya timba laor, peringatan hari pahlawan nasional Pattimura, Darwin Ambon Yacht Race (DAYR), dan perayaan HUT ke-440 Kota Ambon.

Selain itu, kegiatan berskala nasional seperti pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia (Apeksi), Indonesia City Expo, pagelaran seni budaya nusantara dan karnaval budaya yang dilakukan pada Mei 2015. (BJ)