Home Lintas Jateng Pemkab Kebumen Intensif Pantau Harga Sembako

Pemkab Kebumen Intensif Pantau Harga Sembako

images(43)

Kebumen, 20/11 (Beritajateng.net) – Pemerintah Kabupaten Kebumen mengintensifkan pemantauan perkembangan harga sembilan bahan kebutuhan pokok masyarakat di kawasan selatan Provinsi Jawa Tengah tersebut, terkait dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Setiap hari kami turunkan petugas untuk memonitor perkembangan harga sembako,” kata Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pengelolaan Pasar Pemkab Kebumen Agung Patuh di Kebumen, Kamis.

Ia menjelaskan para petugas memantau harga sembako, baik di berbagai pasar tradisional skala besar di daerah setempat, toko modern, maupun penyalur.

Selain memantau perkembangan harga, katanya, petugas juga mengecek persediaan di tingkat distributor di daerah setempat.

“Sekaligus juga untuk mengantisipasi adanya kemungkinan praktik penimbunan barang oleh spekulan yang ingin mencari keuntungan diri sendiri, terkait dengan kenaikan harga BBM,” katanya.

Berdasarkan pantauan, harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat di daerah setempat pada umumnya relatif stabil. Hanya harga cabai rawit yang naik sekitar 10 persen, dari Rp50.000 menjadi Rp55.000 per kilogram.

Harga telur ayam relatif stabil Rp17.500 per kilogram, daging ayam Rp25.000, cabai merah besar dan keriting, masing-masing Rp50.000, bawang merah Rp15.000 dan bawang putih Rp14.000.

Selain itu, harga gula pasir Rp10.000 per kilogram, minyak goreng barco Rp14.000, dan minyak goreng sawit Rp10.500.

Pihaknya belum menemukan dugaan penimbunan sembako sejak pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi mulai Selasa (17/11) pukul 00.00 WIB.

“Kami akan pantau terus, supaya kalau sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga, kami bisa segera mengambil langkah-langkah penting, agar masyarakat tidak dirugikan,” katanya.(ant/pj)