Home News Update Pemkab Karanganyar Segera Berikan Dana Tanggap Darutat Bencana Jenawi

Pemkab Karanganyar Segera Berikan Dana Tanggap Darutat Bencana Jenawi

image

Karanganyar,7/5 (Beritajateng.net) –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan segera memberikan dana untuk pemulihan tanggap bencana bagi warga terdampak bencana di wilayah dusun Jambon, Menjing, Jenawi Karanganyar, Jawa Tengah. 

Bupati Karanganyar Juliyatmono  menyebutkan berdasarkan perhitungannya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan memberikan biaya pemulihan tanggap bencana sekitar Rp 22.500 per jiwa perharinya selama  satu bulan masa pemulihan pasca bencana. 

“Harapannya setelah mendapatkan dana itu, mereka didorong untuk pindah dari lokasi pengungsian dan sementara pindah  ke rumah saudara, selama proses relokasi berjalan,” jelasnya di Karanganyar Jawa Tengah, Selasa (7/4/2015). 

Menurut Juliatmono jika tidak ada halangan hari  Jumat besok dana bantuan pemulihan pasca bencana. 
akan segera serahkan, dan hari Sabtu diharapkan masyarakat sudah meninggalkan lokasi pengungsian dan sementara waktu bisa tinggal di rumah kerabatnya  sambil menunggu proses relokasi. 

Sementara itu, masyarakat yang mengungsi karena terdampak bencana longsor dan tanah ambles Dusun Jambon, Desa Menjing, Kecamatan Jenawi untuk bertahan hidu harus menjual  hewan ternaknya.

Pasca longsor yang terjadi masyarakat banyak yang kehilangan mata pencahariannya yang sebagian besar adalah petani.  Dan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya mereka terpaksa harus menjual sebagian hewan ternak miliknya. 

Salah satunya adalah Susilo, warga RT 2 RW 6 Dusun Jambon yang mengaku harus menjual sejumlah kambingnya demi memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di pengungsian. 

“Sudah ada tiga kambing yang saya jual. Tapi harga jualnya turun dibanding biasanya. Uang hasil penjualan tersebut saya gunakan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari selama di pengungsian,” terangnya  saat ditemui wartawan di pengungsian Balai Desa Menjing.

Susilo sangat berharap agar warga termasuk dirinya segera mendapat bantuan dana relokasi dari pemerintah. 
 
Selama beberapa waktu berada di pengungsian warga sudah merasa bosan dan jenuh, dan sangat berharap agar segera dicarikan tepat relokasi yang aman dan segera bisa beraktifitas kemabali seperti semula. (BJ24)