Home News Update Pemkab Blora Gelar PTM Terbatas untuk SD

Pemkab Blora Gelar PTM Terbatas untuk SD

BLORA, 6/4 (Beritajateng.net) – Meski di Jawa Tengah belum menggelar uji coba Pemebelaharan Tatap Muka (PTM) untuk jenjang SD/TK maupun PAUD, namun Pemerintah Kabupaten Blora sudah melaksanakan PTM terbatas.

Pantaun di lapangan mulai Senin (5/4) kemarin, bersamaan dengan digelarnya uji coba PTM SMA/SMK/SMP dan MA se Jawa Tengah, sebanyak 160 SD di Kabupaten Blora juga sudah menggelar PTM terbatas.

“Alhamdulillah sekarang ini, anak anak di satuan pendidikan sudah bisa melakukan PTM terbatas, sesuai dengan SOP satuan Pendidikan masing masing, “ungkap Hendi Purnomo Kepala Dinas Pendidikan Blora saat meninjau PTM di SDN Tempelan Blora (Senin, 5/4) kemarin.

Dijelaskan Hendi, sebanyak 160 SD itu tersebar di 16 Kecamatan se Kabupaten Blora. Masing masing kecamatan ada 10 SD yang menggelar PTM terbatas.

“Teknisnya ya sesuai SOP protokol kesehatan, anak anak wajib memakai masker, sebelum masuk Thermogun dulu, jika ada suhunya tinggi dan gelala flu kita minta pulang dulu, cuci tangan ditempat yang disediakan, dalam satu hari perkelas 50% , tidak ada istirahat, jam nya hanya dua jam pelajaran tanpa istirahat, ruangan harus steril dan terbuka, “paparnya.

Pelaksanaan PTM ini, lanjut Hendi, juga berdasarkan banyaknya permintaan orang tua murid. Dan siswanya juga sudah kangen sekolah karena hampir setahun tidak tatap muka.

Ini dibuktikan salah satu siswa kelas 5 di SD Negeri Tempelan ketika ditanya tentang PTM tersebut.

“Senang, kangen sekolah. Bias bertemu teman teman dan guru, tapi suasana beda harus protokol kesehatan. Kalau kemarin kita mencari pelajaran hanya di google, pingin ketemu teman kadang video call,” kata Fatma siswa kelas 5.

Hal yang sama juga dirasakan siswa kelas dua A Kirana, ia juga mengaku senang bisa sekolah lagi.

“Senang, bisa bertemu teman teman dan guru, kemarin hanya belajar dirumah saja, bermain dan ada tugas lewat HP, olahraga dan agama saja, ” ucapnya.

Sementara Kepala sekolah SDN Tempelan, Surip, mengatakan ada 24 kelas yang masuk hari ini, masing masing kelas hanya diisi nomer absen 1-14 50% nya lagi hari berikutnya.

“Jasi sesuai petunjuk Dinas Pendidikan perkelas 50%, di SD Tempelan per kelas ada 28 jadi kita bagi 2. Sehingga masing masing kelas bisa tatap muka 2 kali seminggu,”jelasnya.

Dalam PTM ini diharapkan orangtua murid ikut berperan aktif ikut mengawasi pelaksanaan PTM. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama. (Her/El)