Home Headline Pembangunan Patung Bung Karno di Polder Tawang Capai 96 Persen

Pembangunan Patung Bung Karno di Polder Tawang Capai 96 Persen

SEMARANG, 6/3 (BeritaJateng.net) – Untuk mempercantik area Kota Lama Semarang, PT KAI berupaya menata polder Tawang dengan membangun patung proklamator sekaligus presiden pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno yang digadang-gadang jadi tertinggi di Jawa tengah.

Pembangunan patung di Polder Tawang hampir rampung. Progresnya sendiri saat ini telah mencapai 96 persen.

Pantauan wartawan, patung yang berdiri ditengah Polder Tawang ini sudah selesai dirakit seutuhnya. Patung berkelir hijau dengan tangan kiri mengacung ke atas ini, masih dalam taraf finishing. Sejumlah pekerja pun nampak sibuk melakukan penyempurnaan atau finishing.

“Sudah hampir jadi, progresnya sampai saat ini sudah mencapai 96 persen dan masuk tahap finishing,” kata Manager Humas PT. KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, Sabtu (6/3) siang.

Kris begitu ia disapa menjelaskan, setelah patung selesai dibangun nantinya akan kembali ditutup sembari menunggu paket gate Stasiun, Masjid dan revitalisasi Polder Tawang selesai.

“Nanti setelah selesai akan ditutup, sambil menunggu paket pembangunan lainnya selesai,” tambahnya.

Setelah pembangunan patung rampung, kata Kris nantinya juga akan dilakukan penataan atau normalisasi di Polder Tawang agar kapasitas polder bisa lebih besar. Polder ini sendiri berfungsi sebagai tampungan air di Kawasan Kota Lama, Stasiun Tawang dan Semarang Utara agar tidak lagi tergenang.

“Akan dilakukan normalisasi, Pompa juga akan ditingkatkan sehingga bisa mengantisipasi banjir di Kawasan Kota Lama,” bebernya.

Kris yakin jika pembangunan patung, revitalisasi Polder Tawang bisa rampung tepat waktu sesuai kontrak yang sudah ditentukan. Untuk peresmian, kata dia menunggu komunikasi lanjutan dengan Pemkot Semarang.

“Kalau kendala tidak ada, hanya ada hambatan kecil seperti hujan dan banjir kemarin. Sehingga pengerjaan dihentikan sementara,tapi kami yakin bisa selesai sesuai jadwal,” pungkasnya.

Menurut informasi yang dihimpun, Patung Bung Karno ini memiliki tinggi 14 meter dan menghadap ke selatan. Anggaran yang digelontorkan untuk membuat patung dengan bahan perunggu karya I Nyoman Nuarta ini sendiri sekitar Rp 11 miliar.

“Untuk peresmian nanti kita bicarakan lebih lanjut dengan PT.KAI,” kata Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Wanita yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) ini berharap dengan adanya patung Bung Karno ini bisa menjadi icon baru di Kota Semarang.

“Selain itu kita juga bisa memahami sejarah perjuangan beliau, sebagai bapak bangsa dan Proklamator kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.

Menurut dia, sebagai ikon baru, dipercantiknya Polder Tawang akan memperindah kawasan Tawang yang berdampingan dengan Kawasan Kota Lama serta menjadi destinasi wisata kota Semarang. “Tentunya juga mendukung sektor wisata, sekaligus pengentasan banjir di Semarang. Apalagi patung Bung Karno ini adalah patung bung Karno tertinggi di dunia,” pungkasnya. (El)