Home Hukum dan Kriminal Pembangunan di Kudus Diduga Bermasalah

Pembangunan di Kudus Diduga Bermasalah

Ilustrasi

—LSM Akan Melaporkan Dugaan Penyimpangan Penyerapan APBD Kudus

Kudus, 23/6 (Beritajateng.net) – Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kudus TA 2015 terindikasi sarat kebocoran. Hal itu diungkapkan Ketua LSM MPK (Masyarakat Peduli Keadilan) Bima Agus Murwanto kepada Beritajateng.net, Rabu (22/6).

Menurutnya, beberapa pembangunan yang dibiayai anggaran daerah di wilayah Kabupaten Kudus dilaksanakan tidak sesuai aturan. Baik speknya maupun prosedur pelelangannya sehingga, hasil pembangunannya dipastikan tidak sesuai yang diharapkan.

“Kita sudah mempunyai data adanya dugaan penyimpangan penyerapan anggaran tahun 2015 lalu,” jelas Bimo (sapaan akrab Bima Agus Murwanto).

Disinggung proyek satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mana yang datanya sudah ada di lembaganya, ia belum bersedia menyebutkannya. Hanya saja, Bimo meyakinkan bahwa data-data yang dimilikinya didapat dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Kita menerima pengaduan dari masyarakat lengkap dengan datanya. Kita sedang menyiapkan draf untuk melaporkannya ke instansi penegak hukum,” imbuhnya.

Terkait instansi penegak hukum mana yang akan dituju, dikatakan bisa Kejaksaan Agung, Mabes Polri, KPK, atau di daerah tergantung estimasi kerugian yang ditimbulkannya. Jika hasil investigasinya mengakibatkan kerugian cukup besar, laporan akan dilayamgkan ke Jakarta.

“Kita tunggu saja tanggal mainnya. Karena dugaan penyimpangan yang kita temukan terjadi hampir di semua SKPD,” tegasnya. (BJ12)