Home Lintas Jateng Pelebaran Jalan Sriwijaya Segera Dimulai

Pelebaran Jalan Sriwijaya Segera Dimulai

image

Semarang, 10/4 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Semarang, melalui Dinas Binamarga Kota Semarang berencana untuk memprioritaskan pembebasan lahan tahap pertama pelebaran Jalan Sriwijaya.Tahap pertama yang dimaksud adalah jalur dari perempatan Jalan Pahlawan (depan Taman Makam Pahlawan) hingga Taman Singosari.

Hal itu disampaikan Sukardi, Kabid Pemanfaatan Jalan dan Jembatan Dinas Binamarga Kota Semarang.”Memang rencana pembangunannya secara keseluruhan memiliki panjang 1,7 km, dari perempatan Jalan Pahlawan hingga perempatan Metro. Tapi akan kami bagi beberapa tahap. Prioritas awal yaitu pembebasan lahan dari perempatan Jalan Pahlawan (depan Taman Makam Pahlawan) hingga Taman Singosari dulu,” katanya. 

Menurutnya, jalur tersebut akan dilebarkan dua jalur. Jalur di depan Taman Makam Pahlawan memiliki bahu jalan selebar 14 meter, kemudian jalur dua  10 meter. Kedua jalur itu akan dipisah dengan saluran air dan jalur hijau. “Total lebar jalan 50 meter, disertai saluran, pedestrian, bahu jalan, dan jalur hijau,” ujarnya. 

Setelah rencana pembebasan jalur di sekitar Taman Makam Pahlawan hingga Taman Singosari, rencananya akan dilanjutkan dengan pembebasan di jalur Taman Singosari hingga perempatan Metro. Tapi, katanya, jalur ini tak selebar tahap pertama. Total lebar jalur ini hanya 14 meter, dengan lebar bahu jalan sekitar 10 meter. 

“Total panjang jalan yang akan dibangun keseluruhan 1,7 km. Hanya nantinya lebar jalan tak sama. Dari perempatan Jalan Pahlawan hingga Taman Singosari lebarnya 14 meter, Wonderia-MT Haryono 12 meter dan ada yang 14 meter,” katanya. 

Dinas Binamarga Kota Semarang saat ini sedang menyiapkan Rencana Tindakan Pengadaan Tanah dan Permukiman atau Land Acquisition Resettlement Action Plan (LARAP).Pihaknya belum mau memberikan keterangan tentang kemungkinan lahan atau rumah yang akan digusur. Tapi menurut Sukardi, ada beberapa rumah yang nantinya akan terkena dampak pelebaran jalan, khususnya di tahap pertama.

“Saat ini Pemkot tinggal membuat LARAP, Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UPL), dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL). Seiring dengan itu, kami juga mempersiapkan rencana sosialisasi, penetapan lokasi, serta ukur ulang di lapangan. Kami juga akan mempersiapkan tim guna persiapan pembebasan lahan. Target kami Mei sudah ada sosialisasi,” katanya. (Bj05)