Home Hukum dan Kriminal Pelaku Pembunuhan Divonis 15 Tahun Penjara

Pelaku Pembunuhan Divonis 15 Tahun Penjara

image

Kudus, 1/7 (Beritajateng.net)-Terdakwa kasus pembunuhan dan penyiksaan, Hamim (42) yang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kudus dituntut hukuman 14 tahun penjara, dalam sidang putusan di PN Kudus, Rabu (1/7) oleh hakim divonis 15 tahun penjara. Dalam salah satu pertimbangannya, terdakwa dinilai berbelit-belit sehingga vonis yang dijatuhkan lebih tinggi dibanding tuntutan.

”Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan pembunuhan dan penyiksaan. Selain itu, sesuai keterangan saksi-saksi, tingkah laku terdakwa dinilai sangat meresahkan masyarakat,” tegas Ketua Mejelis Hakim Rudy Ananta.

Sidang yang disaksikan seratusan pengunjung dimana sebagian besar berasal dari keluarga korban meninggal yakni Zamawi (65) dan H Slamet (45), nyaris terjadi kericuhan. Pasalnya, sebelum sidang ditutup, terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut.

Mendengar tanggapan jaksa tersebut, puluhan warga berusaha merangsek mendekati JPU Hasporo Eka Pujiyanti. Mereka tidak menerimakan jawaban jaksa padahal hakim menjatuhkan vonis setahun lebih tinggi dibanding tuntutan jaksa.

”Kita mau menanyakan kenapa jaksa menyatakan pikir-pikir atas vonis hakim, padalah vonisnya lebih tinggi dibanding tuntutannya. Kami jadi curiga, ada apa sebenarnya dengan persidangan ini,” komentar Asrofi warga Desa Undaan Lor yang mengaku masih kerabat dengan korban meninggal.

Melihat gelagat pengunjung yang mulai emosi, belasan petugas dari Polres Kudus yang setiap sidang selalu disiapkan menjaga keamanan, langsung mendekati warga. Kepada warga dikatakan bahwa jawaban pikir-pikir yang diucapkan jaksa merupakan kebiasaan dalam persidangan.

”Apapun vonis yang dijatuhkan hakim, jaksa selalu menyatakan pikir-pikir dan hakim memberikan kesempatan sepekan untuk menyatakan sikap. Setelah jaksa dan terdakwa sama-sama menerima, disitulah putusan hakim mempunyai kekuatan hukum tetap,” jelas salah satu anggota Polres kepada belasan warga yang mengelilinginya.

Seperti diberitakan, Hamim (42) pelaku pembunuhan terhadap tetangganya Zamawi (65) dan penganiayaan terhadap H Slamet (45) semuanya warga Desa Undaan Lor Gang 19, Kecamatan Undaan pada 30 Desember 2014 lalu, didakwa melanggar pasal 351 ayat (3). Dalam persidangan bukti dan saksi-saksi menguatkan bahwa terdakwa terbukti bersalah dan divonis 15 penjara serta membayar biaya perkara Rp 2000. (BJ12)