Home Headline Pelaku Curanmor Tewas di Rumah Sakit

Pelaku Curanmor Tewas di Rumah Sakit

Ilustrasi
Ilustrasi

Banjarmasin, 8/3 (BeritaJateng.net) – Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tewas di Rumah Sakit Bhayangkara setelah sebelumnya menabrak timbunan tanah saat dikejar oleh pihak kepolisian.

“Pria tersebut memang pelaku pencurian kendaraan bermotor dan itu dibenarkan dengan adanya laporan polisi yang masuk,” ucap Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Drs Wahyono MH di Banjarmasin, Minggu.

Ia menerangkan kejadian berawal dari laporan polisi di Polsekta Banjarmasin Tengah dan dikembangkan oleh Tim Khusus Anti Curanmor Polresta Banjarmasin.

Pada Sabtu (7/3) malam sekitar pukul 20.30 Wita diketahui pelaku berinisial AM (27) warga Banjarmasin sedang berada di Jalan Ahmad Yani menuju jalan Lingkar Dalam Utara.

Merasa dibuntuti polisi, pelaku langsung tancap gas untuk menghindari polisi sempat terjadi kejar-kejaran dengan anggota dari Tim Khusus Curanmor.

Diduga karena merasa takut akhirnya pelaku tidak fokus dan menabrak timbunan tanah yang ada di depannya sehingga jatuh dan mengalami luka.

Polisi langsung mengamankan pelaku dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalsel. Dalam perjalanan pelaku AM sempat berkata kalau dia memang benar melakukan pencurian kendaraan bermotor dan empat unit sepeda motor telah ia jual sedang satu lagi dipakai teman pelaku.

Setelah sampai di rumah sakit sekitar pukul 21.00 Wita langsung mendapat tindakan dari pihak medis namun sekitar pukul 21.30 Wita pelaku menghembuskan nafas terakhirnya.

Dari keterangan pihak medis penyebab tewasnya pelaku karena luka yang dialaminya banyak mengeluarkan pendarahan dan diduga pelaku kehabisan darah saat dibawa ke rumah sakit.

Atas kejadian itu polisi langsung menghubungi pihak keluarga pelaku dan setelah mendapat persetujuan akan dilakukan visum et revertum.

“Kita telah menjelaskan kepada pihak keluarga pelaku atas kejadian itu, dan untuk teman pelaku yang identitasnya sudah diketahui akan terus dilakukan pengejaran,” katanya. (ant/BJ)