Home Hukum dan Kriminal Pelaku Begal Ditangkap Saat Pesta Miras

Pelaku Begal Ditangkap Saat Pesta Miras

image

Blora,30/3 (Beritajateng.net)- Yudi Umbar Prasetyo alias Blak, warga Kelurahan Bangkle, seorang pelaku begal (penjambret) yang ditangkap Jajaran Reskrim Polsek Blora Kota, saat diperiksa intesif di Mapolsek Blora Yudi mengaku sering beroperasi di sepuluh lokasi. Polisi berharap, dari tersangka Yudi yang tinggal di Jalan Puntodewo, Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora Kota, nantinya bisa membuka sejumlah aksi begal yang akhirakhr ini marak di wilayah Blora. Untuk sementara tersangka baru mengaku melakukan pembegalan di 10 lokasi.

Keterangan yang berhasil dihimpun, aksi Yudi sudah meresahkan warga. Saat diringkus polisi dia sedang melakukan pesta miras bersama teman-temannya di Jepon. Polisi menduga selama ini sebagian hasil kejahatannya digunakan untuk pesta miras.

Kapolres Blora, AKBP Mujiyono melalui Kapolsek Blora Kota, AKP Sudarno ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan salah seorang pelaku begal tersebut. Dia menyatakan akan terus mengembangkan kasusnya, kemungkinan ada jaringan lain. Kalau semua jaringan sudah terkuak, Blora bisa benarbenar bersih dari aksi penjambretan.  

AKP Sudarno menjelaskan, pada pemeriksaan terungkap, dalam menjalankan aksinya Yudi Umbar Prasetyo bersama salah satu rekannya. ’’Identitas teman Yudi itu sudah kami kantongi dan saat ini sedang dikejar,’’ tandasnya.  

Dia mengatakan, dari pemeriksaan sementara tersangka bersama temannya melakukan aksi di 10 lokasi, yakni dua kali di Jalan Agil Kusumodiyo Blora Kota, Jalan Dr.Sutomo, dan Jalan Tentara Pelajar. Kemudian, satu kali di Jalan Reksodiputro, Jalan Brantas, Kedungjenar Blora Kota, Jalan Ahmad Dahlan, dan pertigaan Gayam, Kunduran.  

Belajar dari pengalaman tindak kejahatan begal (jambret) itu, Kapolres AKBP Mujiyono mengingatkan kepada semua masyarakat untuk lebih berhati- hati saat berpergian. Jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan dan juga selalu memperhatikan barang bawaan.  

’’Segera melaporkan ke polisi terdekat apabila mengetahui apapun bentuk gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Jika laporan awal segera dilakukan supaya pihak aparat bisa segera turun untuk menangani,’’ tandasnya. (BJ31)