Home Lintas Jateng Pedagang Bunga Kalisari Pekan Ini Boyongan Pindah ke Relokasi Lapangan Garnisun

Pedagang Bunga Kalisari Pekan Ini Boyongan Pindah ke Relokasi Lapangan Garnisun

Pedagang bunga Kalisari (Sepanjang jalan dr. Sutomo) bersiap pindah ke relokasi sementara di lapangan Garnisun.

Semarang, 13/7 (BeritaJateng.net) – Seluruh pedagang bunga yang berjajar di Jalan dr Sutomo dipastikan pindah ke lahan relokasi pekan ini.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) Kota Semarang Irwansyah di Balaikota, Rabu (13/7). Menurutnya, pedagang memang diberi kelonggaran untuk pindah hingga akhir Lebaran ini.

“Mereka memang minta kelonggaran untuk pindah dan kami beri waktu hingga akhir Lebaran ini,” terangnya.

Dijelaskan, lahan relokasi di Lapangan Garnisun sudah rampung dibuat pada pertengahan Juni lalu. Namun karena alasan ingin mencari rejeki tambahan saat lebaran, pedagang meminta agar proses relokasi ditunda lebih dulu.

Terkait keluhan pedagang bahwa atas lapak terbuat dari seng, Irwansyah berharap maklum kepada pedagang. Pasalnya, kios ini hanya untuk sementara waktu sehingga dibuat sederhana.

“Nanti jika sudah permanen kembali ke lahan semulam, tentu juga akan lebih baik, lebih megah dan lebih representatif,” tukasnya.

Ditambahkannya, pihaknya akan mengerahkan sejumlah armada untuk membantu proses perpindahan pedagang bunga ini. DTKP sendiri sudahh membangun sebanyak 144 lapak pedagang bunga Kalisari karena di lahan mereka sekarang berdagang akan ditata menjadi lebih baik dengan konsep river front.

Saluran tersebut akan ditata dan dibangun lebih baik begitu pula dengan lapak para pedagang bunga Jalan Dr Sutomo yang berada di depannya. Adapun masing-masing lapak memiliki ukuran luas 2 x 2,025 meter persegi.

Salah seorang pedagang bunga, Kartini menjelaskan jika ia perlu menambah dan memperbaiki lapak sementara tersebut. Saat ini ia sedang membangun teras tambahan untuk memajang bunga segar.

“Yang ada kan cuma lapak sebagai bengkel kerja, namun belum ada teras untuk memajang bunga-bunga segar. Ya kami ngalahi mbangun dulu dengan ongkos pribadi,” ujarnya.

Diperkirakan dua hingga tiga hari proses pembangunan sudah rampung. Dengan demikian pada pekan ini, ia dan rekan-rekannya sudah bisa berkemas untuk pindah ke lapak relokasi di Lapangan Garnisun. (Bj05)