Home News Update Pdt. Petrus Agung : Marah

Pdt. Petrus Agung : Marah

Petrus Agung

Bila kadar marah kita lebih besar dari kadar tertawa kita, kita akan menjadi orang yang lemah. Ini adalah hikmat orang orang Tiongkok kuno.Mengapa demikian ? Saya pikir ini masuk akal, sebab emosi yang tidak terkendali akan menguras banyak kekuatan kita sehingga kita telah kehabisan kekuatan untuk melakukan pekerjaan yang seharusnya kita lakukan.

Alkitab juga berbicara tentang marah sebagai sesuatu yang sangat dekat dengan dosa. Artinya , marah itu boleh tetapi bila tidak terkendali akan menjurus pada tindakan berdosa. Kita akan mengeluarkan kata kata kotor, kita mengutuki, kita memukul atau bahkan membunuh.

Seharusnya kita waspada dengan kemarahan kita dan mengendalikannya. Bagaimana caranya ? Hanya satu , yaitu dengan buah roh yang namanya “penguasaan diri”. Bila kita punya penguasaan diri, maka kita punya kesanggupan memadamkan api amarah.

Perlu sebuah latihan untuk kendalikan kemarahan. Bila kita melatih diri maka itu akan menjadi sifat kita. Doa akan menolong saat kita ingin marah. Masuklah ke kamar dan berdoa saat hatimu mulai panas. Bila kita mau lakukan hal itu, maka sufat pemarah kita akan mereda dan hilang.

Tuhan Yesus akan menolong kita memberi kesanggupan. Amin

Penulis adalah Gembala Senior JKI Injil Kerajaan Holy Stadium, Semarang