Home News Update Pdt. Petrus Agung : Batu Putih

Pdt. Petrus Agung : Batu Putih

Petrus Agung

Aku akan balik ke kubur dan semua dari berkatmu akan terbuka, kesehatanmu akan pulih aku akan kembali. Saat engkau berseru Tuhan Tolong aku dia berkata akan kembali.

Dia akan memberi kemenangan yang Dahsyat, kenapa hari ini saya bagikan kepada saudara Batu Putih bukan jimat bukan barang sakral ada 4 hal saya mau bagi dengan cepat.

Dijaman lalu dia atlet dan dijaman lalu prajurit bekerja dengan sangat baik digunakan batu putih hadiah atas kesuksesan mereka.

Ketika seseorang disidang hakim memutuskan dia bersalah maka hakim akan menunjukkan batu hitam. Tapi kalau hakim berkata kamu tidak bersalah maka hakim akan memberi tanda batu putih.

Saya memberi batu putih hari ini supaya saudara di ingatkan bahwa anda adalah orang orang yang di benarkan. Ketika seorang olahragawan menang di beri mereka batu putih dengan nama anda tertulis di dalamnya. Tanda diberi batu putih kita adalah orang yang lebih dari pemenang ketika ada pesta yang dibuat oleh Raja maka dia lewat penjagaan dia tunjukkan batu putih ini sebagai tanda Access masuk ke dalam.

Tuan juara silahkan masuk , maka pada pesta Anak Domba maka yang Yesus buat maka kita akan nikmati dalam keabadian bersama dengan Tuhan.

Seorang pemenang dalam suatu pertandingan dia menerima batu putih maka negara menjamin hidup anda negara yang menjamin kita Kerajaan Surga. Kerajaan Surga tidak akan menelantarkan rakyatnya. Di semua negara berusaha baik memperjuangkan rakyatnya.

Seorang pemenang datang ke pasar dia lihat barang yang dia suka dia tunjukkan itu maka pemilik toko itu akan bergegas mendapatkan apa yang dia ingini. Itu yang dia katakan Mintalah maka akan diberikan kepadamu. Sebab anda dan saya lebih daripada pemenang.

Yang Terakhir seseorang datang ke rumah si A atau Si B ayo kita tukar – tukaran batu putih yang ini mirip dengan Perjanjian Garam mereka potong jadi 2 masing masing tulis namanya. Si A memberikan yang ada namanya ke Si B demikian sebaliknya.

Kapanpun Si A datang ke Rumah Si B. Bahkan ini berlaku sampe kekal sampe kapanpun dia mengembara berkata darimana dia darimana dia akan di sambut sebagai seorang Raja.

Satu Sisi saya tulis nama saya Petrus Agung namun di Sisi lain saya tulis Yesus Kristus. Batu ini bukan jimat tapi mengingatkan kita kepada Tuhan yang hidup.

Ini Paskah yang ajaib, angkat batu putih ini diatas kita jadi perjanjian kita dengan Tuhan. ‎Aku percaya semua jaminan Tuhan dalam hidupku mulai hari ini aku Ciptaan Baru, yang lama sudah berlalu yang Baru kini muncul, aku terima ini batu putih simbol kemenangan dan simbol perjanjian kekal bersama Yesus! Halleluya Dia Bangkit!

Penulis adalah Gembala Senior JKI Injil Kerajaan Holy Stadium, Kota Semarang