Home Headline PDIP : KMP dan KIH Pusat Beda Dengan Daerah

PDIP : KMP dan KIH Pusat Beda Dengan Daerah

image
Ilustrasi

Semarang, 7/2 (Beritajateng.net) – Pengurus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Semarang meyakini Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat di pusat berbeda dengan daerah.

“Walaupun di pusat ada KMP dan KIH, saya yakin di Kota Semarang ini tidak seperti itu,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Semarang Supriyadi di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu.

Hal tersebut diungkapkannya saat dimintai tanggapan mengenai kemungkinan terbentuknya koalisi besar partai-partai politik anggota KMP untuk menghadapi Pemilihan Wali Kota Semarang 2015.

Supriyadi yang juga Ketua DPRD Kota Semarang menilai sejauh ini belum ada figur lain yang cukup kuat untuk bersaing dengan “incumbent”, yakni Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi pada pilwakot.

“Kalaupun mereka (parpol anggota KMP, red.) membuat koalisi di Kota Semarang, belum mempunyai figur yang tepat untuk dicalonkan sebagai wali kota maupun wakil wali kota Semarang,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, menjadi harapan besar bagi “incumbent” yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang yang akan diusung partai berlambang banteng itu pada Pilwakot Semarang 2015.

Ia menjelaskan, PDI Perjuangan Kota Semarang juga sudah melakukan proses penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota pada 6-21 Januari lalu untuk kandidat yang akan diusung pada pilwakot.

Pada proses penjaringan itu ada 14 pendaftar, terdiri atas dua orang mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota dan 12 pendaftar lainnya memilih posisi bakal calon wakil wali kota.

Dua orang yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota dari PDI Perjuangan, yakni Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi (incumbent) dan Bambang Hoesodo, staf komisaris Bank Jateng.

Supriyadi menilai Hendi merupakan kandidat kuat yang diharapkan masyarakat Kota Semarang, apalagi selama ini sering turun ke lapangan untuk menyambangi dan mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Harapan besar kami, mudah-mudahan figur yang akan kami usung, yakni Pak Hendi, yang mudah-mudahan mendapatkan rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan bisa memenangi Pilwakot,” tukasnya.

Meski bisa mengusung calon secara mandiri pada pilwakot dengan bekal 15 kursi di DPRD Kota Semarang, ia mengatakan PDI Perjuangan masih membuka peluang bagi parpol-parpol untuk berkoalisi.

“Kami masih membuka peluang dan membuka pintu komunikasi politik bagi teman-teman dari lintas partai untuk bergabung. Dengan semangat kebersamaan membangun Kota Semarang yang lebih baik,” pungkasnya.(ant/Bj02)

Advertisements