Home Headline PDI Perjuangan Gelar Wayang “Bima Bangkit” di Lapangan Simpang Lima

PDI Perjuangan Gelar Wayang “Bima Bangkit” di Lapangan Simpang Lima

437

SEMARANG, 15/11 (Beritajateng.net) – Dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah akan menggelar Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Sabtu (16/11). Dalang Ki Manteb Soedarsono bakal membawakan lakon “Bima Bangkit”.

Ketua Panitia Peringatan Hari Wayang Nasional DPD PDI Perjuangan Jateng, Sumanto mengatakan pentas tersebut akan diramaikan aksi pelawak Bagyo Gareng (Semarang) dan Eka Suranti (Kebumen). “Kami juga menyediakan fasilitas dapur umum gratis. Penonton yang beruntung juga akan mendapatkan doorprize 10 sepeda motor ” kata Ketua Komisi B DPRD Jateng tersebut.

Di acara tersebut juga akan diserahkan penghargaan kepada 15 insan atas kiprah dan usahanya dalam melestarikan wayang. Mereka diantaranya sinden legendaris, pemeran wayang orang, pengrawit, hingga pembuat gamelan. Sebelum pagelaran wayang kulit, pagi harinya digelar lomba mewarnai wayang kulit untuk siswa SD.

Sumanto mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk melestarikan seni budaya. Terlebih wayang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Pelestarian seni budaya ini juga bertujuan menangkal paham radikalisme yang saat ini marak.

“Kami ingin memberikan kesadaran kepada masyarakat, terutama generasi muda tentang pentingnya nilai-nilai yang tersirat dalam pementasan wayang dan sebagai media deradikalisasi melalui ragam seni dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia,” ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar itu.

Dia menambahkan, rangkaian acara Peringatan Hari Wayang Nasional tersebut sesuai pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk memperkenalkan wayang ke generasi milenial. Hal tersebut juga merupakan pengamalan salah satu poin Trisakti Bung Karno yaitu Berkepribadian dalam Kebudayaan.

Sebelumnya DPD PDI Perjuangan Jateng menggelar pentas wayang orang dengan pemain anggota Fraksi DPRD Jateng dan pengurus DPD. Acara dengan lakon “Semar Mbangun Kahyangan” tersebut digelar di Radjawali Semarang Cultural Center pada 7 November 2019 lalu.

“Ini menunjukan bahwa kita sebagai kader partai yang mencintai budaya tidak hanya bisa menjadi penonton tapi juga dapat memerankan tokoh wayang sebagai wujud nyata komitmen melestarikan budaya lokal,” paparnya.

(NK)