Home Headline Pasien Covid-19 di RSUD KRMT Wongsonegoro Tinggal 34 Orang

Pasien Covid-19 di RSUD KRMT Wongsonegoro Tinggal 34 Orang

SEMARANG, 24/3 (BeritaJateng.net) – Jumlah pasien positif Covid 19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wongsonegoro Kota Semarang, jumlahnya semakin menurun. Bahkan perhari ini, hanya ada 34 pasien yang dirawat, 6 diantaranya dalam kondisi kritis dan sedang dirawat secara intensif di ruang ICU.

Direktur Utama RSUD Wongsonegoro, Susi Herawati mengatakan Tingkat kesembuhan pasien di RSUD Wongsonegoro mencapai 86 persen, 14 persen diantara meninggal dunia.

“Pasien di RSUD Wongsonegoro hanya tinggal 33. Mudah mudahan ini berlanjut dan terus turun. Protokol kesehatan sudah dipahami dan menjadi budaya oleh masyarakat sehingga penularan tidak terjadi,” jelasnya, Rabu (24/03).

Karena jumlah okupansi pasien yang menurun,membuat pihak rumah sakit menutup 6 ruang isolasi yakni ruang Prabu Kresna, Parikesit, Yudistira, Arimbi, Arjuna satu dan Arjuna 2.

Susi menjelaskan saat ini pasien Covid 19 hanya dirawat di satu ruangan yakni Nakula dengan rincian ruang Nakula 1 digunakan untuk ICU, Nakula 2 untuk pasien suspek dan Nakula 3 untuk perawatan pasien.

“Kami mengefektifkan ruangan ruangan, sehingga ada ruangan yang kami tutup. Kami konsentrasi di Gedung Nakula yang dulu kelas tiga kami atur sedemikian rupa. Yakni Nakula 1 untuk ICU, 2 untuk suspek dan kalau udah positif dirawat di lantai Nakula 3. Kami mengklasterkannya mudah tidak kemana mana, transportasi pasien juga mudah,” ujarnya.

Susi mengakui karena menjadi rumah sakit rujukan lini pertama, banyak pasien Covid 19 yang dirawat di RSUD Wongsonegoro merupakan pasien rujukan dari luar Kota. Bahkan banyak dari mereka yang datang dalam kondisi kritis. Perawatan yang maksimal selalu dilakukan pihaknya beserta tim dokter, bahkan tingkat kesembuhan pasien mencapai 86 persen.

“Kita pahami karena kita rujukan, rujukan lini pertama jadi kita menjadi rujukan rumah sakit lain. Tentunya pasien yang butuh ICU, yang kondisi sudah kritis datang ke tempat kami. Tetapi yang sudah kita hitung tingkat kesembuhan 86 persen, 14 persen terlewatkan karena kondisi sudah buruk saat datang dan masuk ICU,” imbuhnya.

Selama Pandemi Covid 19, RSUD Wongsonegoro sudah merawat 4.166 Pasien, 685 diantaranya meninggal dunia dan 3.453 pasien sembuh.

Susi mengakui hampir seluruh pasien yang meninggal dunia merupakan pasien yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid dan rata rata usianya diatas 50 tahun. (El)