Home Lintas Jateng Pasca Nyepi, Umat Hindu Lakukan Ngembak Nyepi

Pasca Nyepi, Umat Hindu Lakukan Ngembak Nyepi

upacara Tawur Agung Di Pura Ngargoyoso

Karanganyar, 22/3 (BeritaJateng.net) – Usai melakukan Nyepi, umat Hindu di Karanganyar melakukan Ngembak Nyepi, yaitu sehari sesudah melakukan tapa beratha penyepian.   

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Ngargoyoso, Suwarno menyatakan setelah melakukan tapa beratha sehari semalam maka keesokan harinya umat Hindu akan melakukan Ngembak Nyepi.  

“Setelah itu pada hari Minggu pagi, umat Hindu kembali beraktifitas yang disebut ngembak nyepi, yaitu saling memaafkan, atau saling bersilaturahmi,” jelasnya saat acara tawur agung kemarin. 

Jelang acara Nyepi Tahun Baru saka 1937, yang berlangsung sehari sebelumnya, yakni Jumat kemarin,  umat Hindu melakukan beberapa ritual upacara, salah satunya adalah Tawur Agung yang berlangsung di Pura Tunggal Ika, Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar.

Tawur Agung Kesanga atau disebut Upacara Wisuda Bumi tujuannya agar membersihkan diri dan lingkungan agar saat Nyepi hati umat Hindu dan lingkungan sekitarnya dalam keadaan bersih. 

Suwarno, menyebutkan upacara Tawur Agung yang dilaksanakan sehari sebelum Nyepi, yang diawali dengan upacara penyerahan sesaji, pradaksina, dan ditutup dengan sembahyang bersama.

“Tawur Agung ini bertujuan untuk mensucikan jasmani dan rohani individu dan juga bumi beserta isinya dengan diawali pengambilan air dan penyucian di Telaga Madirda pada Minggu lalu, yang disebut dengan upacara Melasti  ” jelasnya.

Rangkaian upacara yang dilakukan sebelum hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1937 diawali dari pengambilan air dan penyucian di Telaga Madirda pada Minggu (15/3/2015) lalu, yang disebut dengan upacara Melasti. 

Tepat hari Nyepi mereka melaksanakan Catur Brata Nyepi, tidak melakukan aktifitas seperti  amati geni atau tidak menyalakan api, amati karya atau tidak bekerja, amati lelungan atau tidak bepergian dan amati lelanguan atau tidak bersenang-senang. (BJ24)