Home Lintas Jateng Pasca Longsor, Warga Temukan Rekahan Tanah Baru

Pasca Longsor, Warga Temukan Rekahan Tanah Baru

longsor2

Klaten, 13/3 (BeritaJateng.net) – Pasca terjadi longsor di Talud yang berada di perbatasan Nglengkong-Serut Gedangsari, Gunungkidul dan Bomaten-Ngandong, Gantiwarno Klaten pada 12 Maret 2015 lalu.

Warga yang berada di dukuh Bometen, Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno, Klaten dikejutkan lagi dengan munculnya retakan tanah yang baru sepanjang 10 meter yang muncul setelah diguyur hujan malam tadi. Lokasinya berada di atas pemukiman warga RT 17/RW 8 Dukuh Bometen.  

Kades Ngandong, Surat menyebutkan warga merasa khawatir rekahan baru tersebut bisa mengakibatkan terjadinya longsor sususan karena wilayah Klaten masih sering diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. 

”Akibat hujan yang turun setelah terjadi longsor, kini muncul rekahan baru sepanjang 10 meter di sekitar talud yang longsor. Warga menjadi was-was. Apalagi  bila malam hari terjadi hujan deras,” jelas Surat.

Menurut data dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Klaten, longsoran di lokasi baru itu mengancam warga RT 17/RW 9 dan RT 15/RW 8, Dukuh Bometen, Desa Ngandong. Sedikitnya ada 37 kepala keluarga (KK) dengan 120 jiwa yang menempati rumah-rumah di RT 17/RW 8, di bawah talud rawan longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Sri Winoto ketika dihubungi pagi ini menyebutkan longsor ini adalah titik  baru yang mengancam 37 KK dengan jumlah sekitar 120 jiwa.

“Warga di minta agar selalu waspada dan berjaga-jaga bila hujan atau gerimis datang untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan,” pesan  Sri Winoto.(BJ24)