Home Ekbis Pasca Johar Kebakaran, Pasar-pasar Di Semarang Kena Imbasnya

Pasca Johar Kebakaran, Pasar-pasar Di Semarang Kena Imbasnya

Suasana kegiatan jual beli pada dini hari di pasar Johar Semarang
Suasana kegiatan jual beli pada dini hari di pasar Johar Semarang
Suasana kegiatan jual beli pada dini hari di pasar Johar Semarang
Semarang, 21/5 (BeritaJateng.net) – Beberapa Pasar Di Kota Semarang mengalami kenaikan harga-harga komoditas setelah selama satu minggu Pasar Johar mengalami kebakaran sejak Sabtu,(9/5) lalu.
Kenaikan harga-harga tersebut diantaranya Pasar Peterongan Semarang, Pasar Karangayu dan Pasar Bulu, komoditas bahan pokok dan sayuran mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yang biasanya para pedagang mengambil barang dagangan dari Pasar Johar tersebut. Harga-harga sayuran, bawang merah, cabai, hingga beras mengalami kenaikan cukup drastis di beberapa pasar tradisonal ini.
Salah satu pedagang sayur di Pasar Peterongan, Tuminah, mengatakan jika kenaikan sayur-sayuran cukup tinggi pasca terbakarnya Pasar Johar. Kenaikan yag paling tinggi terjadi pada bawang merah dan bawang putih. “Pasokannya belum lancar, jadi harganya naik. Kenaikannya mencapai Rp 10 ribu pekilogramnya,” ucapnya.
“Sebelumnya harga Bawang merah pekilogramnya hanya Rp 20 ribu, dan bawang putih Rp 15 ribu perkilogramnya,” jelas Tuminah. Langkanya distribusi pasokan membuat harga bawang merah naik menjadi Rp 30 ribu, sementara harga naik menjadi Rp 25 ribu perkilogramnya. “Selain bawang merah dan bawang putih, sayuran lainnya juga naik antara Rp 2 ribu- Rp 4 ribu rupiah,” katanya.
Kenaikan harga-harga sama juga terjadi di Pasar Bulu, harga cabai pun mengalami kenaikan yang cukup siginfikan dari Rp 12 ribu per kilo menjadi Rp 28 ribu per kilonya. “Harga sayuran dan buah naik, pasokannya belum lancar karena pedagang besar di Johar belum mendatangkan barang,” tutur Jumrotun pedagang Pasar Bulu.
Selain harga cabai, kenaikan harga juga terjadi pada sawi hijau yang kini menjadi Rp 5 ribu perkilogram dari harga Rp 3 ribu perkilogramnya, sawi putih dari harga Rp 4 ribu menjadi Rp 7 ribu perkilogramnya. “Kalau Johar belum pulih, dipastikan masih mahal. Soalnya stok barangnya susah, apalagi jelang bulan puasa,” tambah Jumrotun Pedagang Pasar Bulu.
Kenaikan harga-harga sama terjadi di Pasar Karang Ayu, komoditas buah yang biasanya di pasok dari pasar Johar pun kini terhenti. Rubinah, salah satu pedagang buah mengaku hanya menghabiskan stok buah yang tersisa. jika pasokan belum juga lancar dikhawatirkan harga buah-buahan akan mengalami kenaikan. “Kalau pasokan terganggu, mungkin harganya akan tambah naik. Berharap pasokan tetap lancar dan pedagang pasar Johar bisa berjualan agar tidak terjadi kelangkaan,” harap Rubinah Pedagang Pasar Karang Ayu. (BJ06)