Home News Update Panther Gasak Dua Sepeda Motor, Pasangan Suami Istri Tewas

Panther Gasak Dua Sepeda Motor, Pasangan Suami Istri Tewas

image

Banyumas, 3/7 (BeritaJateng.net) – Dua orang tewas dan seorang mengalami luka parah akibat kecelakaan antara mobil Isuzu Panther nopol R 9414 KH yang dikemudikan oleh Hery Hartoyo, warga Slawi, Tegal dengan dua sepeda motor, Jum’at (3/7). Kecelakaan itu terjadi di jalan antara Cilongok-Notog, tepatnya di Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok.

Korban tewas pasangan suami istri Samsi dan Parni warga Purwojati Banyumas, sedang korban luka Joko Triono warga Desa Panusupan Cilongok Banyumas.
           
Kecelakaan maut tersebut berawal saat mobil Panther yang membawa empat orang penumpang ini melaju dari arah Cilongok dengan kecepatan cukup tinggi. Sesampai di Desa Kasegeran, laju panther terlalu ke kanan, sehingga menabrak sepeda motor Honda Vario dengan nopol R 6839 CJ yang dikemudikan oleh Joko Triono, warga Desa Panusupan, Kecamatan Cilongok.
           
Pada saat yang bersamaan di belakang motor Joko Triono juga melaju sepeda motor  Yamaha Jupiter dengan nopol R 3208 RE yang dikendarai oleh Samsi dan Parni, suami-istri asal Kecamatan Purwojati.
           
Salah satu saksi mata, Winarso, warga setempat menuturkan, pengendara motor Vario terpental dan kemudian mobil panther menabrak motor Jupiter dibelakangnya. Dua pengendara motor tersebut terseret mobil hingga mobil terhenti, sehingga kondisinya mengalami luka-luka parah dan nyawanya tidak tertolong lagi.
           
“Mobil panthernya melaju cukup kencang dan terlalu ke kanan, sehingga menabrak motor di depannya. Motor pertama yang ditabrak, pengendaranya selamat setelah terpental. Namun, motor kedua yang ditabrak, dua pengendara yang berboncengan tewas semua karena terseret mobil denga kecepatan tinggi,” kata Winarso.
           
Dua korban tewas kemudian dibawa petugas ke Puskesmas Cilongok. Sementara, satu korban selamat, Joko Triono dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Margono Sukardjo Purwokerto untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. (BJ33)