Home Headline Pantai Indah Kemangi Perketat Penerapan Protokol Kesehatan Pengunjung

Pantai Indah Kemangi Perketat Penerapan Protokol Kesehatan Pengunjung

Petugas Melakukan Pengawasan Ketat Prokes di Pantai Indah Kemangi Kendal

Kendal, 18/5 (BeritaJateng.net) – Pengelola objek wisata Pantai Indah Kemangi (PIK) yang terletak di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kendal melakukan protokol kesehatan ketat pada pengunjung dan pedagang di area wisata tersebut.

Hal ini untuk mengantisipasi adanya kerumunan dan lonjakan pengunjung di Pantai Indah Kemangi (PIK) Kendal pasca lebaran.

Terpantau, Selasa (18/5) para pengunjung yang datang, dilakukan pengecekan suhu terlebih dahulu oleh pihak pengelola dan diperingati agar disiplin protokol kesehatan dengan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Selain itu bagi yang tidak memakai masker, para petugas menegur dan menyarankan kepada pengunjung untuk membeli masker di tempat jualan UMKM area pantai.

Kepala Desa Jungsemi, Dasuki mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Forkopimcam Kangkung sudah menerapkan prokes kepada para pengunjung.

“Kami selaku Pemerintah Desa Jungsemi mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kecamatan Kangkung, yang sudah bersama-sama mengkondisikan protokol kesehatan di Pantai Indah Kemangi ini. Sehingga pengunjung merasa aman dan nyaman,” terangnya, Selasa (18/5).

Ia pun merasa bersyukur, konsepnya dalam memakmurkan masyarakat Desa Jungsemi melalui pemberdayaan UMKM.

Untuk itu, dalam menarik wisatawan, dirinya memberlakukan tarif yang murah terjangkaau kepada pengunjung

“Saya terharu atas kedatangan wisatawan yang sedikit banyak bisa membantu pelaku UMKM. Konsep kami tidak mengejar profit, tapi demi untuk kemakmuran masyarakat Desa Jungsemi,” ungkap Dasuki.

Ditambahkan, saat ini pihaknya membuka objek wisata PIK mulai pukul 06.00 sampai 16.00 WIB.

Selain itu dirinya juga mengapresiasi, para pengunjung, yang sudah sadar akan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Alhamdulillah, pengunjung yang datang sadar akan kondisi pandemi. Jadi semua yang datang menerapkan protokol kesehatan,” ujar Dasuki.

Sementara itu, Kapolsek Kangkung Iptu Agus Supriyadi di lokasi PIK mengatakan, pihaknya selalu berkoordinasi dalam pemantauan pelaksanaan PPKM, khususnya di wilayah Kecamatan Kangkung

“Kami tidak bekerja mandiri. Kami bersama-sama dengan Satgas Covid tingkat Kecamatan dan tingkat desa dalam PPKM Mikro, kita gerakkan dan sosialisasikan tentang 5 M juga juga menggiatkan 3T, singkatan testing, tracing dan treatment. Itu adalah penguatan kita dalam mencegah penyebaran Covid-19,” tandas Kapolsek.

Terkait adanya pengunjung yang melanggar prokes, dirinya menegaskan, saat ini belum ditemukan. Namun bila ada, pihaknya akan memberikan pengertian yang humanis, agar mematuhi protokol kesehatan.

“Kami sampaikan kepada pengunjung yang tidak mematuhi prokes, agar menyayangi diri sendiri dan keluarga. Mari sama-sama kita cegah penyebaran Covid-19. Agar semua kembali normal,” pungkas Iptu Agus Supriyadi.

Kapasitas pengunjung PIK 10.000 orang. Menurut data, sampai saat ini pengunjung hanya berkisar maksimal 1.000 orang atau hanya 10 persennya saja. (Ak/El)