Home Lintas Jateng Pakar Hidrologi Sayangkan Rencana Penutupan Lima Hilir Sungai Semarang 

Pakar Hidrologi Sayangkan Rencana Penutupan Lima Hilir Sungai Semarang 

Nelwan

Semarang, 18/10 (BeritaJateng.net) – Pembangunan polder di lima hilir sungai Semarang mendapat perhatian dari Pakar Hidrologi dari Undip, Dr Ir Nelwan Dipl HE. Ia menyayangkan rencana ditutupnya dinding polder sungai.

“Seharusnya jangan ditutup seutuhnya polder sungainya. Polder di masing-masing hilir sungai, yakni Sungai Babon, Sringin, Tenggang, Banger, dan Banjir Kanal Timur harusnya tetap ada pintu air. Sehingga kalau air penuh karena hujan pintu air bisa dibuka, apalagi kalau pompa air mati saat hujan lebat,” ujar Nelwan saat ditemui di Balaikota Semarang.

Ia mencontohkan pembangunan polder kali Banger yang dinilai kurang dalam perhitungan. “Kali Banger itu meski dibangun ahli dari Belanda tapi kurang memperhatikan beberapa aspek, sehingga saat hujan dan air polder penuh dikhawatirkan bisa meluber bahkan bedah. Justru hal demikian resikonya sangat tinggi, apalagi dua panel pompa kemarin hilang dicuri,” terangnya.

Nelwan menambahkan, selain resiko air meluber atau bedahnya tanggul polder, dampak material dan sosial juga dialami warga. “Seperti beberapa nelayan yang tidak bisa melewati aliran sungai kali Banger lantaran adanya polder yang ditutup. Itu jelas berdampak sosial bagi nelayan,” ungkapnya.

Ia menyarankan agar pembangunan polder lima hilir sungai menggunakan sistem buka tutup pintu air. Sehingga mengurangi resiko dikemudian hari.

Seperti yang di wartakan sebelumnya, Pemkot Semarang berencana membangun polder di lima hilir yakni Sungai Babon, Sringin, Tenggang, Banger, dan Banjir Kanal Timur untuk mengatasi persoalan rob, limpasan air laut. (Bj05)