Home Ekbis Optimalkan Aset, PT. Pegadaian Kembangkan Bisnis Hotel

Optimalkan Aset, PT. Pegadaian Kembangkan Bisnis Hotel

Hotel

Semarang, 8/3 (BeritaJateng.net) – PT. Pegadaian berkeinginan untuk mengoptimalkan asset perusahaan dengan merambah bisnis properti. Lewat anak cabang Pegadaian Wilayah XI Semarang, perusahaan pelat merah ini bakal membuka hotel di kota Lunpia tepatnya di Jalan Depok 33, kota Semarang.

Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Semarang Mushonif menjelaskan, dengan merambahnya PT Pegadaian ke bisnis properti ini, diharapkan asset milik Pegadaian yang berupa tanah bisa lebih produktif dan menyumbang kontribusi pendapatan pegadaian.

“Pegadaian melihat bisnis perhotelan saat ini mulai tumbuh, bahkan tingkat okupansi hotel tiap weekend, liburan atau lebaran selalu penuh, sehingga asset yang telah lama menggangur bisa dioptimalkan kembali dengan menyulapnya jadi hotel,” ujarnya.

Sementara itu Humas Pegadaian Kanwil XI Semarang Adi Priyanto memaparkan, Hotel yang bernama Pesona merupakan kepanjangan dari Pegadaian Selalu Optimalkan Nilai-nilai Aset, hal ini sesuai tujuan dari Pegadaian.

Adi menjelaskan, pihaknya menyiapkan dana investasi sekitar Rp 50 miliar untuk membangun hotel yang menempati lahan sekitar 5.000 meter persegi.

Di lahan tersebut sedianya didirikan bangunan 8 lantai dengan jumlah kamar sekitar 100-an. Dan menunjuk PT Hutama Karya sebagai kontraktor utama untuk pembangunan hotel ini.

Sama halnya dengan hotel lain, hotel Pesona rencananya akan memiliki beragam fasilitas, seperti area publik, ruang pertemuan, restoran dan kafe, serta fasilitas perkantoran.

“Saat ini pembangunan hotel Pesona di jalan Depok masih pemasangan tiang pacang, target akhir tahun ini bisa beroperasi,” katanya.

Ia menuturkan, rencananya Pegadaian tetap menjalankan bisnis gadai di lingkungan hotel, dengan menempatkan Kantor Pegadaian di samping hotel Pesonna.

“Lahan hotel dibangun di lahan Pegadaian Cabang Depok, sehingga bila sudah beroperasi, kantor pegadaian tersebut tidak kami hilangkan tetapi tetap melayani gadai di lingkungan hotel tersebut,” imbuhnya.

Adi mengungkapkan selain di Semarang, Pegadaian juga membangun hotel di sejumlah kota yakni Yogyakarta, Pekalongan, Pekanbaru, Makassar, dan Surabaya yang ditargetkan beroperasi akhir tahun 2015 ini.

Adi optimis Pegadaian dapat meraih pasar di bisnis perhotelan, meskipun usaha hotel mulai menjamur. Dia mengungkapkan Pegadaian sudah memiliki channel yang luas terutama di segmen Badan Usaha Milik Negara.

“Kami akan menyediakan tempat untuk meeting atau seminar, serta harga khusus untuk perusahaan pelat merah, sehingga kami harapkan antar BUMN bisa lebih bersinergi ke depannya,” tutupnya. (BJ05)