Home Ekbis OJK : Ada 218 Lembaga Investasi Abal-abal Di Jateng DIY

OJK : Ada 218 Lembaga Investasi Abal-abal Di Jateng DIY

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Semarang, 18/5 (BeritaJateng.net) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IV Jateng-DIY meminta masyarakat untuk terus mewaspadai kegiatan investasi bodong.

Kepala OJK Kanreg IV Jateng-DIY Santoso Wibowo mengatakan, hingga saat ini ada 218 perusahaan keuangan di seluruh Indonesia yang ditengarai melakukan kegiatan investasi yang menyesatkan.

“Sasaran perusahaan investasi abal-abal itu adalah masyarakat di daerah pelosok,” katanya.

Di antaranya, lanjut Santoso, adalah orang yang baru saja memeroleh pesangon dan ibu rumah tangga yang memiliki tabungan.

“Kebanyakan dari mereka, mengikuti investasi itu karena ingin melipat gandakan uang menjadi lebih banyak dalam waktu singkat,” ungkapnya.

Guna mengedukasi masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai jenis investasi, lanjut Santoso, pihaknya terus melakukan sosialisasi melalui sejumlah acara. Salah satunya adalah pameran UMKM yang banyak didatangi para ibu rumah tangga.

Kepada masyarakat luas, pihaknya juga terus memberikan sejumlah tips dan saran agar seseorang bisa mengenali karakteristik produk jasa keuangan ilegal, sehingga terhindar dari investasi bodong. (Bj23)