Home Hukum dan Kriminal Niat Menolong Purwanto Justru harus Berurusan dengan Polisi

Niat Menolong Purwanto Justru harus Berurusan dengan Polisi

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono menunjukan emas hasil curian. Foto/BJ04

Semarang, 30/12 (Beritajateng.net) – Berawal dari menolong teman untuk membantu menggadaikan emas Y Purwanto (37) Warga Semenrejo RT 1 RW 2 Kabupaten Gunung Kidul ini harus berurusan dengan aparat Satuan Reskrim Polrestabes Semarang.

Ia ditangkap karena dinilai ikut serta terlibat melancarkan aksi tindak pidana pencurian yang dilakukam Arifin (30) warga Dk Mendak Kabupaten Gunung Kidul.

Purwanto menceritakan awalnya temannya bernama Arifin mendatanginya untuk meminta bantuan menggadaikan emas 100 gram.

“Dia (Arifin-Red) menemui untuk membantu menggadaikan emasnya untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi ia berjanji akan melunasi secepatnya,”katanya saat gelar perkara di Polrestabes Semarang, Selasa (30/12).

Karena Ia akan berjanji untuk mengembalikan secepatnya, akhirnya  bersedia membantu dengan menggadaikan sebesar Rp 81.500 juta.”Saya bantu menggadaikan emas di toko Depok dan dapat upah Rp 3 Juta,”tuturnya.

Tidak lama kemudian, kedua pelaku ditangkap polisi dirumahnya pada Rabu 3 Desember 2014.

Kasus pencurian tersebut terjadi dilakukan oleh Tersangka Arifin di rumah majikan sendiri, Nurita Aryuni (49) warga Raung atas NO 16 dan Jalan Bromo No 5 Gajahmungkur.Arifin telah bekerja di rumah Nurita lebih dari 11 tahun.

Pembantu yang sudah bekerja semenjak tahun 2003 itu seperti memanfaatkan situasi rumah korban untuk melakukan pencurian dengan modus pelaku masuk kamar, dan membuka almari yang tidak terkunci. Mengetahui kamar dan almari tidak terkunci akhirnya, ia mencoba mengambil kunci brankas di bawah tumpukan pakaian dan digunakan untuk membuka brankas serta mengambil 2 keping emas yang ditaksir 100 gram.(BJ04/BJ15)

Advertisements