Home Headline Nglobo Bakal Jadi Pecontohan Desa Wisata Pertama di Blora

Nglobo Bakal Jadi Pecontohan Desa Wisata Pertama di Blora

BLORA, 4/9 (BeritaJateng.net) – VP Mareketing and Sales PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), Prambanan dan Ratu Boko, Pujo Suwarno, berkeinginan mengembangkan desa wisata di Blora, Jawa Tengah, desa Nglobo akan digarap perdana sebagai percontohan desa wisata di Blora.

Ini diungkapkan Pujo Suwarno dihadapan Bupati dan Wakil Bupati Blora, Arief Rohman dan Tri Yuli Setyowati, yang didampingi Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Selamet Pamuji, dan Sekretaria Daerah (Sekda) Komang Gede Irawadi, Sabtu (4/9/2021) di Candi Prambanan Jogyakarta.

“Terima kasih sudah berkenan berkunjung ke Candi Prambanan. Ini suatu kehormatan bagi kami. Kami akan dukung wisata desa di Blora, karena ini salah program kami untuk mengembangkan potensi desa terutama wisata desa. Dalam waktu dekat tim kami akan survei ke Blora khusnya di desa Nglobo,” Ungkap Pujo.

Pujo mengaku tertarik di desa Nglobo, karena ada banyak pohon jati yang masih alami. Ini akan menjadi menjadi menarik ketika nanti jadi wisata desa, dengan sentuhan seni.

“Saya ingin ketika melihat Nglobo, orang akan melihat Borobudur, begitu sebaliknya, ketika melihat salah satu sudut di Borobudur teringat Nglobo,” jelasnya.

Pujo menambahkan bahwa meski PPKM bukan berarti berhenti, namun perlu konsulidasi dan koordinasi, termasuk dengan Pemkab Blora.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pengurus desa wisata Nusantara di Jawa Tengah, untuk mengembangkan wisata desa di Jawa Tengah dan DIY serta UMKM,” tandasnya.

Bupati Blora Arif Rohman menyambut baik apa yang menjadi ide dari Pujo Suwarno. Bupati akan membuat kontrak kerjasama pengembangan wisata desa, agar Blora lebih berkembang di bidang wisatanya.

“Kedepan kita ingin Pemkab Blora bisa bekerjasama dengan Prambanan, untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di Blora. Kita ingin ada pendampingan, paling tidak naik kelasnya. Kita tidak muluk muluk lah, kalau Prambanan ini sudah go internasional, minimal Blora bisa Nasional,” kata Arief.

Bupati ingin mengangkat satu desa dulu sebagai percontohan yakni Nglobo. Karena Nglobo ada banyak potensi mulai dari wisata hutan, air panas, sumur angguk buah buahan dan lain lain.

“Jadi kita akan angkat satu dulu sebagai percontohan, di desa Nglobo. Namun tidak menutup kemungkinan nantinya kita kembangkan ke desa lain di Blora yang memliki potensi wisata,” imbuhnya.

Sementara Kepala desa Nglobo Pudik Harto, merasa bangga desanya menjadi perhatian yang pertama diantara desa lainya. Ia mengaku keberhasilan ini tidak dapat terlaksana tanpa dukungan dari semua pihak.

“Kami sangat tersanjung dengan dipilihnya desa Nglobo menjadi salah satu percontohan desa wisata di Blora. Kami saat ini juga sedang mempersiapkan lomba tingkat Nasional karena Nglobo terpilih menajdi 10 besar dalam kegiatan Pos Pelayanan Teknologi desa (Posyantekdes), mohon doa dan dukunganya semoga bisa membawa nama baik Blora,” tuturnya. (Her/El)