Home Headline Ngaku Anggota TNI Embat Motor Penjaga Warung

Ngaku Anggota TNI Embat Motor Penjaga Warung

Ilustrasi

Ilustrasi

Kudus, 4/2 (BeritaJateng.net)- Aksi penipuan dengan modus menyaru sebagai anggota TNI berdinas di Koramil 05 Mejobo/ Kodim 0722 Kudus, kembali terjadi. Kali ini korbannya Iin Farida Kristiana (32) asal Desa Bulung Kulon RT 01/ RW 05, Kecamatan Jekulo Kudus.

Keterangan yang dihimpun Beritajateng.net menyebutkan, saat itu sekitar pukul 11.15 WIB korban yang sedang menunggui warung milik Edy Mulyono di Jalan Lingkar Timur, Desa Jepang, Kecamatan Mejobo kedatangan dua tamu lelaki hendak membeli makan.

Ketika datang, dua lelaki tersebut berboncengan sepeda motor Honda Vario 125 warna merah. Salah satu dari mereka, masuk warung lalu memesan nasi sebanyak 23 bungkus. Tanpa ditanya, pelaku mengatakan bahwa nasi tersebut untuk acara perpisahan Danramil 07 Jekulo.

Sementara pelaku yang ditinggalkan oleh temannya entah kemana, saat sedang menunggu pesanannya selesai, dia mengutarakan maksudnya meminjam sepeda motor korban untuk membeli sate kambing di daerah Desa Ngembal.

Tanpa menaruh curiga, Iin memberikan kunci kontak Honda Beat warna putih bernomor K 4922 MR miliknya kepada pelaku yang memiliki ciri berambut cepak, berbadan kekar, dan tinggi sekitar 160 centimeter.

Sebelum meninggalkan warung, pelaku berpesan jika bungkusan sudah selesai dan dirinya belum datang agar diantar ke Koramil 05 Mejobo.

”Namun ketika sekitar satu jam orang itu tidak kembali, saya mendatangi Koramil Mejobo dan menanyakan keberadaan orang yang memesan nasi untuk perpisahan Danramil ternyata bohong,” terang korban usai melapor ke Polsek Mejobo.

Untuk meyakinkan bahwa dirinya adalah anggota TNI beneran, lanjut korban, pelaku meninggalkan tas hitam berisi dua kaos doreng dan barang tersebut diserahkan kepada petugas Polsek sebagai barang bukti. Menerima laporan tersebut, petugas Polsek langsung mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Terpisah Komandan Unit Intel Kodim 0722/ Kudus Lettu Muhlisin dihubngi melalui sambungan telepon membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya, kasus penipuan serupa dengan pelaku mengaku sebagai anggota TNI sudah sering terjadi.

”Selama tahun 2013 hingga 2014, kasus serupa sudah sering terjadi di Kudus. Pelakunya sama, selalu mengaku anggota Koramil atau Kodim dan memesan nasi bungkus dalam jumlah relatif banyak,” jelasnya.

Untuk mencegah kasus serupa terulang, lanjutnya, pihaknya melalui petugas Babinsa selalu mengingatkan pemilik warung makan agar waspada dengan modus penipuan seperti itu.

Bahkan, beberapa warung makan sudah didatangi dan ditempel selebaran peringatan tentang maraknya modus penipuan yang pelakunya mengaku anggota TNI.

Walau kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Mejobo dan langsung dilakukan pencarian, namun pihaknya tidak berpangku tangan. Untuk memastikan siapa pelakunya, pihaknya langsung menerjunkan anggota membantu polisi melakukan pengejaran. (BJ12)