Home Headline Nekat Pentas Barongan di Hari Lebaran, Warga di Blora Dibubarkan Petugas

Nekat Pentas Barongan di Hari Lebaran, Warga di Blora Dibubarkan Petugas

BLORA, 15/5 (BeritaJateng.net) – Bermaksut menghibur di lebaran ke dua dengan menggelar pentas Barongan di wisata desa Tirto Kanjeng Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah malah dibubarkan petugas.

Aksi nekat ditengah covid 19 ini, menimbulkan kerumunan masa, warga yang nonton membkudak, tanpa menghiraukan protokol kesehatan.

Ketua panitia Suwanto (25) mengaku kwalahan, padahal awalnya ia sudah berusaha menerapkan protokol kesehatan ditempat wisata desa yang baru dirintisnya bersama pemuda desa setempat.

“Saya minta maaf atas kejadian ini. Saya tidak menyangka penontonya sebanyak ini. Padahal saya sudah berusah menerapkan protokol kesehatan, “ungkapnya (Jumat, 14/5).

Kepada satgas covid 19 Kecamatan Todanan ia mengatakan menyesal dan tidak akan mengulanginya lagi.

Pentas barongan di wisata Tirto Kanjeng, desa Kajengan ini ternyata tidak berijin, sehingga petugas gabungan dari Forkompimcam membubarkan acara tersebut.

Aksi nekat pemuda desa Kajengan itu terdengar Kapolres Blora, sehingga bersama Wakapolres dan Pejabat utama turun langsung turun tangan membubarkan kegiatan tersebut.

Kapolres mengatakan bahwa pelarangan kegiatan yang menimbulkan kerumunan dimasa pandemi ini, semata mata adalah untuk kesehatan dan kebaikan bersama. Jangan sampai muncul kluster baru Covid-19 dari kerumunan masyarakat.

“Setelah kita lakukan diskusi dan edukasi kepada panitia, akhirnya panitia sepakat untuk menghentikan pentas barongan tersebut,” ungkap Kapolres Blora.

Ditambahkan Kapolres, selama masih dalam suasana pandemi Covid-19, ia meminta agar warga bisa menahan diri. Jangan sampai dengan adanya kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa.

“Mari kita berkaca pada negara India. Jangan sampai Covid-19 melebar luas seperti di India gara gara kita teledor akan disiplin protokol kesehatan,” imbuh Kapolres

Sementara itu, Camat Todanan Edi Widayat, S.Pd,M.Kes menyampaikan kepada warga, khususnya panitia. Agar kejadian seperti ini tidak terulang.

Karena mengumpulkan orang banyak apalagi hingga terjadi kerumunan sangat rawan sekali menjadi sarana penularan Covid-19.

Camat Todanan berpesan, setiap ada kegiatanmasyarakat agar selalu dikoordinasikan dengan pihak Kecamatan, Polsek ataupun Koramil Todanan.

“Masih dalam situasi pandemi, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Karena rawan penularan Covid-19,” kata Camat Todanan. (Her/El)