Home Lintas Jateng Nekat Berjualan Di Jalan, 16 Mobil Pedagang Digembok

Nekat Berjualan Di Jalan, 16 Mobil Pedagang Digembok

image

SOLO, 22/6 (Beritajateng.net) – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari Dishub, Satpol PP dan bekerja sama dengan TNI/Polri melakukan penertiban dan menindak kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi pasar darurat baik di dalam ataupun luar pasar darurat Alun-alun Utara (Alut) Kraton Solo.

Sebelumnya Wali kota Solo FX Hadi Rudyatmo sudah memerintahkaN bahwa lokasi di sekitar pasar darurat harus steril dari pedagang yang menggunakan mobil dalam menggelar dagangannya.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo, Yosca Herman Soedarjat menjelaskan
petugas gabungan melakukan penyisiran di sekitar kawasan luar pasar darurat dan di dalam pasar darurat.

“Karena itu hari ini penertiban parkir  mulai di lakukan dengan menggembok sebanyak 16 mobil pedagang dari luar pasar darurat yang nekat parkir di lokasi yang sudah dilarang Pemkot,” jelasnya di Solo Jawa Tengah, Senin (22/6).

Sebelumnya, sudah ada pemberitahuan bahwa parkir bagi pedagang adalah di kawasan Benteng Vastenburg dan Bakorwil. Sedangkan yang ada di pasar darurat khusus untuk pengunjung dan aktifitas bongkar barang bagi pedagang.

Rencananya pihak HPPK akan menyebar stiker khusus pedagang Pasar Klewer yang dipasang di kaca depan mobil untuk membedakan antara  mobil pedagang atau dan mobil pengunjung yang terparkir di lokasi pasar darurat Klewer.

“Bagi yang mobilnya digembok, akan dikenai denda sebesar Rp. 100 ribu,” lanjutnya.

Sementara itu Sutarja Kepala Satpol PP menegaskan pihaknya akan bertindak tegas dengan menyita barang dagangan pedagang yang nekat menggunakan mobil dalam menggelar dagangannya.

“Jadi jika ingin mengambil dagangan yang di sita bisa datang ke kantor dengan membawa bukti lengkap selambatnya sebulan,” pungkasnya. (BJ24)