Home News Update Naskah UN Mulai Didistribusikan

Naskah UN Mulai Didistribusikan

image

Semarang, 12/4 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 1.742 box naskah soal Ujian Nasional (UN) 2015 untuk jenjang sekolah menengah atas (SMA) sederajat telah didistribusikan Dinas Pendidikan Kota Semarang ke kepanitiaan sub-rayon.

Ketua Panitia Penyelanggara UN Kota Semarang Sutarto mengatakan, naskah soal yang telah tiba dari percetakan PT Pura Barutama Kudus pada Sabtu (11/4) lalu ini telah di poskokan sehari di Disdik Kota Semarang. Sutarto menjelaskan, Disdik Kota Semarang selaku panitia rayon hanya meneruskan distribusi naskah soal UN ke panitia-panitia subrayon.

Nantinya, naskah soal ini akan disimpan oleh panitia subrayon dan sekolah-sekolah yang berada di setiap wilayah subrayon akan mengambil naskah soal setiap hari selama pelaksanaan UN.”(Naskah soal, red.) yang didistribusikan hanya untuk UN jenjang SMA dan sederajat, sementara untuk naskah soal Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket c 2015 disimpan di Disdik,” katanya di sela memantau distribusi soal UN.

Menurutnya, distribusi naskah soal UN itu melalui serangkaian pengecekan yang bertahap, meliputi kondisi dan jumlah boks soal disesuaikan dengan jumlah peserta UN yang ada di setiap subrayon.”Jadi, begitu soal ini tiba dari percetakan ke sini, kami undang panitia subrayon untuk ikut mengecek. Sebelum soal ini didistribusikan ke subrayon, kami juga undang mereka untuk mengecek ulang,” katanya.

Sutarto memastikan distribusi naskah soal berjalan lancar dan belum ada temuan boks naskah yang mengalami kerusakan sehingga diharapkan pelaksanaan UN yang dimulai 13 April mendatang berjalan lancar.”Pada pelaksanaan UN kali ini ada empat box paket soal, yakni, box yang berisi lima, 10, 15, dan 21 soal. Setiap subrayon mendapatkan sesuai dengan jumlah peserta UN di wilayah masing-masing,” katanya.

Berdasarkan pantauan, suasana pendistribusian naskah soal ke subrayon tahun ini tampak tidak terlalu ketat dibanding tahun lalu, tanpa ada pengawalan “voorijder” dan personel polisi juga tidak banyak.     “Ya, tahun ini (pendistribusian ke subrayon, red.) memang tidak dikawal ‘voorijder’ seperti tahun lalu. Namun, tetap ada polisi di mobil yang mengawal. Pertimbangannya ya disesuaikan kebutuhan,” kata Sutarto. 

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Semarang Bunyamin menyatakan seluruh sekolah sudah siap melaksanakan UN, termasuk yang ditunjuk melaksanakan UN berbasis komputer atau CBT (computer based test).

“Semua sudah siap. Ya, kami berharap pelaksanaan UN berjalan lancar. Para siswa jangan percaya dengan isu kebocoran soal UN, dan sebagainya. Yang jelas, kerjakan dengan semangat dan jujur,” pungkasnya. (BJ05)