Home Lintas Jateng Nasgor ‘Guyup Rukun’ Karya Bupati Karanganyar

Nasgor ‘Guyup Rukun’ Karya Bupati Karanganyar

Nasgor 'Guyup Rukun' Karya Bupati Karanganyar.

Karanganyar, 21/4 (BeritaJateng.net) – Memperingati hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April diramaikan dengan perlombaan memasak nasi goreng antar pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Uniknya, lomba memasak nasi goreng ini diikuti oleh kaum pria. Dalam rangka memeriahkan peringatan hari Kartini.

Dengan menggunakan busana lengkap Jawa berupa beskap,  Bupati dan Wakil Bupati, Kepala Dinas dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD), juga 17 Camat di wilayah Kabupaten Karanganyar mengikuti lomba di halaman belakang Kantor Bupati.

Kehebohan dan keriuhan diselingi suara gelak tawa dan canda di arena lomba. Biasanya ibu-ibu yang turun ke dapur memasak nasi goreng, dalam kesempatan memperingati hari Kartini kaum pria yang mengikuti lomba memasak.

Beragam ekspresi peserta lomba memasak jelas terlihat, mulai dari yang kebingungan,  ada yang santai dan ada juga yang terlihat serius. Seperti yang terlihat saat Bupati Karanganyar Juliatmono dan wakilnya Rohadi Widodo  memasak nasi goreng. Biasanya mereka berdua dalam harus mengelola administrasi pemerintahan di Karanganyar, mengontrol kinerja SKPD dan stake holder di seluruh Karanganyar.

Namun, dalam ajang peringatan hari Kartini ini keduanya harus berjibaku  dengan peralatan dapur. Cara memasak mereka santai dan kadang diselingi canda tawa. Dengan tangan bak ahli masak profesional terlihat sibuk mengaduk nasi goreng hasil karyanya.

Juliatmono menyebutkan sosok wanita itu lebih kuat baik secara fisik maupun mentalitas dan juga cerdas dibanding kaum pria. Memasak itu sungguh berat. Belum lagi tenaga yang dikeluarkan. Bahkan juga terkait dengan rasa masakannya.

“Saya baru masak sebentar aja sudah kerepotan. Ning ini enak rasane. Tak kasih nama nasi goreng Guyup. Sebab semua macam bumbu bersatu di dalam nasi goreng,” jelas Juliatmono yang ditemui di arena lomba memasak, Kamis (21/4/2016).

Sementara itu Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo justru mulai belakangan. Disaat semua peserta lainnya sudah hampir matang, Rohadi belum juga memulainya. Wabub yang biasanya   mengelola administrasi pemerintahan di Karanganyar, mengontrol kinerja SKPD dan stake holder di seluruh Karanganyar kini berkutat dengan peralatan dapur.

Namun tak butuh waktu lama, Rohadi bisa menyesuaikan diri langsung sigap dengan memasukkan bumbu dan mencampurnya dengan nasi putih.

Berbeda dengan Suroso, Direktur PDAM Karanganyar terlihat santai dan tidak banyak bicara. Tangannya lincah mencampur telur dan bumbu. Tak butuh waktu lama nasi goreng buatannya sudah siap tinggal di hias saja.

“Ini karya saya sendiri lo. Nguleg bumbu sendiri sampai belepotan gini,” jelasnya sambil tertawa dan menunjukkan dua tangannya yang terkena bumbu.

Hasil lomba  memasak nasi goreng yang diikuti baik Bupati Karanganyar dan Wakilnya serta pejabat Pemkab lainnya dinilai secara progesional oleh Chef dari salah satu Hotel di wilaya Colomadu, Karanganyar.  (Bj24)