Home News Update NasDem Targetkan Menangi 12 Pilkada di Jawa Timur

NasDem Targetkan Menangi 12 Pilkada di Jawa Timur

NasDem

Tulungagung, 23/3 (BeritaJateng.net) – Dewan Pengurus Wilayah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Jawa Timur menargetkan dapat memenangi 12 dari 19 perhelatan pilkada di daerah tersebut pada akhir 2015.

“Target kami menang di 12 kota/kabupaten pada pilkada yang akan digelar serentak tahun ini,” kata Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Effendy Choirie, saat menghadiri rapat konsolidasi internal partai tersebut dengan pengurus DPD Partai Nasdem Tulungagung di Tulungagung, Minggu (22/3) malam.

Menurut dia, target memenangkan di 12 pilkada itu realistis dan sudah diperhitungkan oleh jajaran pengurus partai.

“Sesuai hasil poling sementara calon yang diusung oleh pengurus di 12 kota masih unggul,” ujarnya.

Dua belas kota/kabupaten yang dibidik sebagai sasaran pemenangan Partai Nasdem di Jawa Timur, antara lain Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Trenggalek, Kabupten Pacitan, Kabupaten Jember, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Sumenep.

Mengenai tujuh daerah lainnya, Effendy mengaku tidak menargetkan menang. “Tapi kami tetap akan terjun total di tujuh daerah lain,” tegasnya.

Salah satu yang menjadi fokus evaluasi dan perencanaan strategi DPW Partai Nasdem Jatim, kata mantan politisi PKB yang akrab dipanggi Gus Choi ini, yaitu dengan menjajaki koalisi dengan partai besar lain dalam mengusung calon/pasangan calon yang disepakati.

Terkait wacana pemerintah memberikan bantuan dana Rp1 triliun ke semua partai politik di Indonesia, Gus Choi menyatakan setuju dengan wacana tersebut. Menurutnya sudah seharusnya pemerintah mendanai partai politik.

“Agar kinerja anggota parpol yang duduk di legislatif lebih fokus lagi dan tidk terbebani dengan parpol,” tuturnya.

Gus Choi menambahkan beberapa negara juga telah menganggarkan biaya bagi partai politik. Namun pengucuran dana ini harus diimbangi dengan transparasi dana.

“Parpol harus belajar untuk bisa lebih transparasi lagi sehingga dana ini bisa dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (ant/BJ)