Home Headline Nantang dan Provokasi Satpol PP, Lapak Burjo di Puspowarno Semarang Ini Bakal...

Nantang dan Provokasi Satpol PP, Lapak Burjo di Puspowarno Semarang Ini Bakal Dibongkar

Semarang, 28/6 (BeritaJateng.net) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang dibuat geram dengan ulah pemilik Burjo di Jalan Puspowarno, Kecamatan Semarang Barat. Pasalnya, ia menantang Satpol PP dan mengunggah tulisan bernada provokatif dan menghina tim Satgas Covid-19 Kota Semarang di facebook grup MIK Semar.

Dari hasil penelusuran tim Satpol PP di media sosial, didapati ada akun berfoto profil wanita memposting tempat dagangannya. Wanita itu lantas menuliskan caption “Warungku tiap hari buka tuh, 24 jam lagi. Hahaha mana ada togelnya lagi. Mana nih petugas covid kok ga ada yang datang. Hahahaha aq tungguin kalian”.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto SH MM, ketika dikonfirmasi mengaku geram atas postingan tersebut.

“Tidak lama lagi kita akan bongkar kios itu, yang (pengelolanya) selalu nantang nantang satgas covid-19. Akan kita robohkan,” kata Fajar, Senin (28/6).

Fajar menyatakan, semestinya seorang warga negara yang baik tak menghina pemerintah apalagi satgas covid-19. Apalagi, kata dia, sudah hampir 1,5 tahun ini pemerintah berjibaku menangani kasus Covid-19.

“Jangan dilecehkan ya. Kalau menghina pasti kami lacak dan robohkan bangunannya,” jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya telah menyegel tempat usaha tersebut. Penyegelan dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang, dan Pihak Kecamatan Semarang Barat. Setelah penyegelan, Kemudian akan dilanjutkan dengan perobohan.

“Ini sudah kami segel. Tinggal kami bongkar aja,” beber dia.

Apalagi, kata dia, perobohan itu juga karena bangunan tersebut berdiri diatas tanah milik Pemerintah Kota Semarang dan tak memiliki ijin mendirikan bangunan (IMB).

Berdasarkan pantauan, lapak Burjo tersebut pada pukul 11.12 wib, ternyata benar bangunan tersebut telah disegel. Terpasang Police Line dan stiker penghentian operasional warung.

Seorang warga sekitar bernama Kansarudin mengatakan penyegelan warung itu terjadi pada Minggu malam (27/6) malam.

“Ini disegel sejak Minggu malam. Tadi malam pas saya lewat sini ternyata warung Burjo ini sudah disegel,” kata dia.

Dia mengatakan, tak tahu sama sekali penyebab disegelnya warung itu. Ia menambahkan, pemilik warung itu berjenis kelamin pria.

“Yang punya warung ini, orangnya cowok. Kalau sifatnya orangnya, saya engga tahu karena engga pernah komunikasi,” pungkasnya. (Ak/El)