Home Lintas Jateng Mulai Besok, Posko Pengaduan THR Siap Layani Pekerja

Mulai Besok, Posko Pengaduan THR Siap Layani Pekerja

image

SEMARANG, 2/7 (Beritajateng.net)-Guna memastikan pemberian tunjangan hari raya (THR) sesuai dengan hak karyawan, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Jawa Tengah mendirikan posko pengaduan THR di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Kepala Dinas Transduk Jawa Tengah Wika Bintang mengungkapkan, posko tersebut siap melayani pekerja yang tidak mendapatkan hak THR sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. “Mulai besok pagi (Jumat 3/7) posko tersebut siap melayani pekerja yang mendapat masalah dalam memperoleh THR,” ungkapnya disela sela kunjungan kerja Komisi E DPRD Jateng di Garuda Food Pati dan Mubarok Kudus, Kamis (2/7).

Dalam penjelasannya, Wika mengatakan, sesuai dengan SE Menaker Nomor 7 Tahun 2015, perusahaan diimbau untuk memberikan THR kepada pekerja maksimal pada H-14 pada lebaran tahun 2015 ini. Sementara itu sampai dengan hari ini Disnakertransduk belum mendapatkan satupun perusahaan yang menyatakan keberatannya terhadap kewajibannya memberikan THR.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi E DPRD Jateng Muh Zen ADV memberikan apresiasi positif terhadap manajemen Garuda Food Pati dan Mubarok Kudus yang sudah siap menyalurkan THR sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Garuda Food dan Mubarok siap menyalurkan THR sesuai aturan. Kami mengapresiasi positif dan agar menjadi contoh perusahaan lainnya,” katanya.

Zen mengatakan, sesuai dengan penjelasan manajemen Garuda Food, perusahaan makanan ringan yang sebagian besar menggunakan bahan baku kacang tersebut akan memberikan THR pada hari Jumat (3/7). THR berupa uang cash sebesar satu kali gaji dan berupa produk Garuda Food atau yang disebut dengan Natura yang akan diberikan pada 9 Juli mendatang. Sementara itu produsen Jenang Kudus Mubarok akan membagikan THR pada tanggal 6 Juli mendatang.

“Disnaker dan Komisi E sudah membentuk tim pengawas yang akan memantau pemberian THR di semua wilayah termasuk di Pati dan sekitarnya. Tim ini akan memantau realisasi pemberian THR sesuai yang tadi disebutkan,” jelasnya.

Selain masalah THR, dalam kunjungan tersebut anggota dewan juga fokus memberi perhatian pada kesejahteraan karyawan di dua perusahaan yang sudah berdiri cukup lama tersebut. Menurut politisi PKB asli Pati ini, karyawan sudah mendapat hak melebihi ketentuan yang berlaku, seperti gaji minimal setara UMK sebesar Rp1.175.500 untuk Pati dan Rp 1.320.000 untuk Kab Kudus.

Disamping  itu juga beberapa insentif seperti asuransi (BPJS), bonus penjualan dan bonus prestasi yang didasarkan pada kinerja yang baik.(BJ13)