Home News Update Mobil Terjun ke Sungai, Dua Orang Tewas

Mobil Terjun ke Sungai, Dua Orang Tewas

Evakuasi Mobil Avanza yang terjun ke sungai.

Banyumas, 13/7 (BeritaJateng.net) – Gara-gara menabrak aspal jalan yang menonjol, mobil Toyota Avanza dengan nopol R 8563 UB yang dikemudikan oleh Yaman (56), warga Desa Gunung Telu, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Selasa (12/7) sekitar pukul 11.00 WIB terjun ke Sungai. Akibatnya mobil tersebut masuk ke sungai dengan kedalaman 4 meter dan dua penumpangnya meninggal.

Korban meninggal yaitu Tosiah (48) yang merupakan istri pengemudi mobil, Yaman dan Tarsimah (30), pembantu mereka. Keduanya meninggal di dalam mobil, karena kesulitan melepas sabuk pengaman.

Kanit Laka Polres Banyumas Iptu Rudi Djoko Sularsi mengatakan, ada warga yang melihat mobil tersebut melaju dari arah Cilacap menuju Purwokerto. Sesampai di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba oleng, kemudian menabrak pohon – pohon di tepi jalan dan terjun ke sungai.

“Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berlari ke sungai untuk menolong korban. Ada seorang laki-laki yang berenang dari arah mobil, sebelum mobil tersebut tenggelam sampai ke dasar sungai, warga langsung menolongnya, laki-laki tersebut adalah pengemudi mobil Yaman,” katanya.

Yaman meminta tolong warga untuk menolong dua penumpang lainnya yang masih berada di dalam mobil. Warga pun langsung terjun ke sungai, namun karena mobil sudah terbawa arus, warga kesulitan untuk menolong korban.

“Evakuasi terhadap dua penumpang lainnya cukup lama, karena mobil terbawa arus sungai, sehingga saat berhasil dievakuasi, keduanya sudah dalam kondisi meninggal,” kata Kanit Laka.

Yaman bersama istri dan pembantunya, hendak pergi ke Purwokerto untuk bersilaturahmi dengan beberapa keluarga yang belum sempat dikunjungi.

Korban selamat dan meninggal langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wishnu Husada, Notog. Sementara proses evakuasi terhadap mobil memakan waktu sampai dua jam lebih. Polisi dengan dibantu anggota Koramil Patikraja dan Tagana harus mengerahkan dua mobil derek guna mengangkat mobil dari dasar sungai.

“Mobil terseret arus sungai dan berada di kedalaman 4 meter, sehingga agak sulit dan memakan waktu untuk mengevakuasinya,” ujar Iptu Rudi.

Proses evakuasi mobil yang terjun ke sungai ini juga menyebabkan jalur utama Purwokerto – Cilacap macet hingga dua jam lebih. (BJ33)