Home Hukum dan Kriminal Minyak Mentah Ilegal Hasil Tambang Tradisional Diamankan Polisi

Minyak Mentah Ilegal Hasil Tambang Tradisional Diamankan Polisi

Minyak mentah yang berhasil diamankan petugas
Minyak mentah yang berhasil diamankan petugas
Minyak mentah yang berhasil diamankan petugas

Blora, 11/6 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 1.152 liter minyak mentah yang diketahui berasal dari penambangan tradisional Kedewan, Bojonegoro, Jatim diamankan petugas saat hendak dibawa ke Kudus. Penangkapan minyak tanpa dokumen resmi ini terjadi di jalan Cepu-Blora. Tepatnya di depan Mapolres Blora.

Kapolres Blora, AKBP Dwi Indra Maulana melalui Kasat Reskrim AKP Asnanto mengatakan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat. Saat itu, petugas mendapatkan informasi ada kendaraan jenis pick up Grand Max yang mengangkut minyak mentah dari arah timur (Cepu) menuju barat (Blora).

AKP Asnanto mengemukakan, dua orang ikut diamankan dalam penangkapan ini. Yaitu sopir pick up Sutiono Irawan (30) dan kenek, Sutikno (22). Keduanya warga Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jatim.

Keduanya diamankan bersama 1.152 liter minyak mentah yang mereka bawa serta mobil Grand Max dengan nomor polisi S 9617 AB. Kini, mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

”Minyak-minyak tersebut berada dalam 36 jerigen dengan kapasitas masing-masing 32 liter, lalu ditutup terpal,” jelas Kasat Reskrim, Rabu (10/6), kemarin.

Menurut pengakuan kedua tersangka, minyak mentah tersebut sudah ada yang memesan dan rencananya akan dijual secara eceran di wilayah Kabupaten Kudus. Akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 23 ayat 2 huruf b juncto pasal 53 huruf b Undang-undang Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas).

”Karena ancaman hukumannya empat tahun, tersangka tidak kita tahan dan hanya diwajibkan lapor setiap hari Senin dan Kamis,” jelas Asnanto. (BJ31)