Home News Update Minat Masyarakat Jadi Panwas Cukup Tinggi

Minat Masyarakat Jadi Panwas Cukup Tinggi

ilustrasi
SEMARANG, 21/4 (BeritaJateng.net) – Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung di tujuh kabupaten/kota Jawa Tengah sudah mulai dilaksanakan dengan rekruitmen panitia pengawas (Panwaslu) tingkat kabupaten/kota.
Minat masyarakat untuk mendaftar jadi anggota Panwaslu cukup tinggi. Pendaftaran yang dibuka sejak tanggal 14 – 20 April kemarin diikuti sebanyak 232 orang. Kalau dirata rata tiap kabupaten diikuti oleh 33 pendaftar. Angka ini melebihi pendaftar panwas pilkada yang lalu dimana diikuti oleh rata rata 21 orang pendaftar.
“Ini luar biasa karena jumlah pendaftar terbilang sangat banyak,” kata Ketua Tim Seleksi Panitia Pengawas Pilkada Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Hasyim Asy’ari di Kantor Bawaslu Jawa Tengah, Kamis (21 April 2016). Pada kesempatan tersebut, Hasyim didampingi tim seleksi Amir Machmud, Sri Ananingsih, Abu Rokhmad dan Rofiuddin.
Hasyim menambahkan, banyak pendaftar yang baru menyerahkan berkas di hari terakhir masa pendaftaran (Rabu, 20 April 2016) yang mencapai lebih dari 90 orang. Tim seleksi mengucapkan terima kasih atas partisipasi warga yang ikut mendaftarkan diri.
Dari 232 pendaftar itu, yang paling banyak dari Pati sebanyak 57 orang, Cilacap 34, Brebes 35 orang, Banjarnegara 36 orang, Jepara 28 orang, Batang 27 orang, dan Salatiga 15 orang.
Jumlah pendaftar di masing-masing kabupaten/kota itu sudah memenuhi ketentuan minimum. Sesuai pedoman seleksi, jika pendaftar kurang dari 9 orang maka tim seleksi dapat memperpanjang masa pendaftaran. “Karena pendaftar di masing-masing kabupaten/kota jumlahnya sudah di atas 9 orang, maka kami sudah menutup masa pendaftaran sejak Rabu pukul 24.00 WIB,” kata Hasyim.
Dari aspek jenis kelamin pendaftar, calon panitia pengawas pilkada di Jawa Tengah masih didominasi laki-laki, yakni laki-laki sebanyak 193 orang atau 83,2 persen dan perempuan 39 orang atau 16,8 persen.
Para pendaftar berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan/profesi. Rinciannya, wiraswasta sebanyak 69 orang (31,65 persen), swasta 40 orang (18,35 persen), guru 38 orang (17,43 persen), dosen 16 orang (7,34 persen), advokat 7 orang (3,21 persen), wartawan 5 orang (2,29 persen), pegawai negeri sipil 5 orang (2,29 persen), pensiunan PNS 4 orang (1,83 persen), karyawan (1,38 persen) dan lain-lain (14,22 persen). Lain-lain itu terdiri dari berbagai pekerjaan seperti pedagang, nelayan, peternak, buruh, staf yayasan, operator, jasa konsultan, hingga tidak ada keterangan.
Tim seleksi menegaskan tidak akan ada diskriminasi baik pendaftar laki-laki maupun perempuan maupun dari sisi latar belakang pekerjaan pendaftar. “Semua pendaftar berangkat dari start yang sama,” kata Hasyim.
Setelah menerima berkas pendaftaran, tim seleksi melakukan penelitian berkas. Bagi mereka yang belum lengkap sudah dihubungi agar segera melengkapi hingga Sabtu (23 April 2016).
Setelah itu, tim seleksi akan melakukan pemeriksaan keabsahan dan legalitas berkas. Satu per satu berkas pendaftar diteliti apakah memenuhi syarat ataukah tidak. Bagi mereka yang memenuhi syarat akan ditetapkan sebagai calon yang lolos tahap seleksi administrasi. Tim seleksi akan mengumumkan nama-nama hasil seleksi administrasi pada Senin (25 April 2016).
Daftar nama calon yang lolos seleksi administrasi akan diumumkan melalui website Bawaslu Jawa Tengah dengan alamat laman: www.bawaslu-jatengprov.go.id. Selanjutnya, calon yang lolos seleksi administrasi akan diundang untuk ikut tes tertulis pada Rabu, 27 April 2016. Ketentuan detail pelaksanaan tes tertulis akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman hasil tes administrasi. (Bj13)