Home Headline Meski Gerimis, Gelaran SNC 2015 Meriah

Meski Gerimis, Gelaran SNC 2015 Meriah

image
Kemeriahan SNC 2015

Semarang, 3/5 (BeritaJateng.net) – Perhelatan akbar Semarang Night Carnival (SNC) 2015 yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi Kota Semarang ke 468 berlangsung meriah. Sebanyak 468 peserta mengenakan kostum yang dirancang sedemikian rupa dari bahan alami.

Meski rintik hujan mengawali berjalannya even tahunan ini, namun tak menyurutkan antusias ribuan warga yang tumpah ruah di sepanjang rute devile. Yakni dari titik nol kilometer Kota Semarang yang berada tepat di halaman kantor pos besar Johar menuju Balaikota Semarang, Jalan Pemuda.

Sebelum membuka acara, terlebih dahulu Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi melantunan lagu ‘Rumah Kita’ yang dipopulerkan artis legendaris Achmad Albar usai memberikan sambutan malam acara SNC 2015. Devile diawali dengan marching band dari Taruna Kepolisian yang mempersembahkan beberapa lagu, pertunjukan barongsai dan naga doreng dari Kodam IV Diponegoro yang menggambarkan semangat yang berkobar.

Bukan hanya itu, mengangkat lima etnik yang ada di Semarang, yakni Jawa, Melayu, Cina, Timur Tengah dan Belanda, seluruh peserta mengenakan kostum apik yang terbuat dari bahan alami seperti bambu, rotan, serat kayu dan lain-lain.

“Acara kali ini bertema ‘Semarak Semarang’, sesuai budaya dan etnis yang ada di Kota Semarang. Kami juga sangat berterimakasih kepada warga Kota Semarang atas semua dukungan aktivitas ini. Ulang tahun Kota Semarang milik semua warga. Harapan saya seluruh warga Kota  Semarang selalu berpartisipasi untuk menjadikan Kota Semarang lebih baik,” kata Hendrar Prihadi dalam sambutannya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengakui Kota Semarang merupakan kota tua. Namun, Semarang sangat dirindukan banyak kalangan. “Kota Semarang bukan saja tua. Tapi bisa di katakan tua banget,” katanya.

Tapi, lanjutnya, Kota Semarang banyak dirindukan warga Kota Semarang yang ada di kota atau daerah lain. Bertambah tahun Kota Semarang, makin menunjukkan eksistensinya, yang diibaratkan makin tua makin banyak santannya. “Untuk itu harapannya rakyat makin tertib, semakin top, semakin jaya Kota Semarang,”serunya. (BJ05)

Advertisements