Home Ekbis Meski Banjir Mulai Surut, Pelayanan Penumpang KA dan GeNose Masih Dialihkan Ke...

Meski Banjir Mulai Surut, Pelayanan Penumpang KA dan GeNose Masih Dialihkan Ke Stasiun Poncol

Kondisi banjir di Stasiun Tawang mulai surut.

Semarang, 24/2 (BeritaJateng.net) – Pasca hujan yang mengguyur kota Semarang, Selasa (23/2) siang hingga sore hari menyebabkan banjir cukup parah di kawasan Stasiun Tawang Semarang.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan, ketinggian air di halaman dan peron stasiun masih cukup tinggi dari yang awalnya sedalam 75 cm kini mulai surut menjadi 50 cm.

Sedangkan akses masuk menuju Stasiun Tawang masih tergenang hingga 40 cm.

Dengan kondisi saat ini, lanjut Kris, stasiun Tawang masih belum bisa digunakan untuk pelayanan penumpang.

“Kami PT KAI Daop 4 Semarang memohon maaf yang sebesar-besarnya karena pelayanan untuk naik turun penumpang dan pelayanan GeNose sementara waktu dialihkan ke Stasiun Poncol,” ujar Kris.

Menurut Kris, emplasemen Stasiun Tawang di jalur 1 sampai dengan 7 sudah terlihat jalur relnya, sehingga akan bisa digunakan untuk operasional perjalanan KA.

Hanya saja hingga hari ini, Rabu (24/2) Kereta Api masih menggunakan bantuan lokomotif Hidrolik yang harus melewati banjiran dengan ketinggian 14 cm – 23 cm pada titik km 1+100 s.d 1+600.

“Perjalanan KA jarak jauh pada hari ini tetap melakukan perjalanan, seperti KA Argo Anggrek, Maharani, Dharmawangsa dan Jayabaya. Sedang KA lokal Kedungsepur dari Semarang tujuan Ngrombo hari dibatalkan,” kata Kris.

Upaya dari PT KAI DAOP 4 SEMARANG khususnya Stasiun Tawang, telah mengoperasikan pompa air utama yang berada di depan halaman parkir Tawang sejumlah 4 unit. Dan pompa air peron sebanyak 5 unit membantu menyedot air dari peron untuk dibuang ke arah emplasemen.

“Semoga cuaca hari ini mendukung untuk mempercepat penanganan masalah banjir di stasiun Tawang dan tentunya kami juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk menjaga lingkungan disekitar jalur KA,” jelasnya. (El)