Home Headline Merica Palsu Beredar di Cilacap?

Merica Palsu Beredar di Cilacap?

image

Cilacap, (21/6) (Beritajateng.net) – Setelah beras plastik, masyarakat kini kembali resah dengan beredarnya merica palsu. Keresahan itu pun tak luput dialami masyarakat Cilacap terhadap bumbu dapur palsu yang ternyata mulai beredar diwilayah ini.
           
Seorang  pedagang yang biasa berjualan di Pasar Saliwangi, Tritih Cilacap Utara melaporkan kepada polisi bahwa dirinya baru saja membeli merica yang dicampur dengan bahan padat menyerupai bumbu dapur yang satu ini.
           
Darojat (37), warga Jalan Maespati, Desa Tritih Wetan Kecamatan Jeruklegi Cilacap, dalam laporannya kepada petugas Polres Cilacap Minggu (21/6) siang, menuturkan dirinya didatangi oleh seorang sales bumbu dapur. Kedatangan sales memang menjadi keseharian. Sehingga ketika dia mendapatkan tawaran harga barang yang murah, langsung tertarik. 
           
“Salesnya baru belum pernah datang ke saya. Terus menawarkan merica dengan harga murah. Biasanya untuk satu kilonya saya beli Rp 205 ribu, nah sales itu hanya menawarkan dengan harga Rp 185 ribu. Saya tertarik untuk beli” tutur Darojat kepada petugas.
           
Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya melalui Kasubag Humas AKP Bintoro Wasono mengatakan, modus yang digunakan oleh pelaku dengan cara membawa merica asli sebagai contoh yang ditunjukan kepada pedagang atau calon korbannya. “Jadi setelah pedagangnya yakin dan terjadi transaksi penjualan, pembeli diberikan merica yang sudah dioplos dan dibungkus menggunakan plastik kiloan” ungkapnya.
           
Namun saat merica tersebut dibuka dan Darojat berniat mengemasnya dalam ukuran tertentu, baru diketahui bahwa merica tersebut telah dicampur dengan bahan padat yang menyerupai merica. “Ciri ciri merica palsu itu diantaranya bentuk dan baunya sama seperti merica namun untuk tekstur kulitnya tidak berserat. Berwarna putih dan bila dipecah terasa keras, kepadatannya mirip seperti bahan gipsum berwarna putih” tambah AKP Bintoro.  
           
Untuk melakukan penanggulangan makin menyebarnya bumbu dapur palsu ini, polisi berupaya memburu pelaku sambil mengungkap kandungan benda yang diduga merica palsu tersebut. “Kami akan membawa ke laboratorium  dan hasilnya akan diumumkan segera kepada masyarakat” tambahnya.
           
Dari satu bungkus merica dengan berat  1 kilogram tersebut diduga terdiri dari 70 % bahan padat yang menyerupai merica dan hanya 30 % yang merica asli.

Kapolres juga mengimbau pada para pedagang bila menjumpai sales yang menawarkan barang dengan harga dibawah pasaran agar segera mencatat identitasnya bahkan bila memungkinkan segera melaporkan kepada Polisi terdekat. Sebab besar kemungkinannya, pelaku penyebaran merica palsu sudah merambah ke banyak pasar di Cilacap. (BJ33)