Home Life Style Meriahnya Festival Kuliner Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman Semarang

Meriahnya Festival Kuliner Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman Semarang

Meriahnya Festival Kuliner Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman

SEMARANG, 14/8 (BeritaJateng.Net) – Ibu Kota Jawa Tengah, kini memiliki destinasi wisata baru, yakni Festival Kuliner Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman Semarang. Seperti halnya kawasan Kuliner Semawis, di Aloon-Aloon Kauman juga tak kalah menarik untuk di kunjungi.

Berbagai keunikan citra rasa lezat dari keanekaragaman kuliner khas yang ada di Festival Kuliner, membuat kawasan ini dibanjiri oleh ribuan pengunjung yang datang dari dalam maupun luar Kota Semarang.

Diketahui bahwa, Festival Kuliner yang digelar tersebut, sudah resmi dibuka sejak hari Jumat, 15 Juli 2022 lalu, oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Festival Kuliner Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman Semarang itu, kini hadir sebagai ikon titik kumpul warga Semarang. Festival Kuliner Dibuka setiap Jumat, Sabtu dan Minggu, pukul 16.00-22.00 Wib.

Kurang lebihnya, ada sekitar 100 tenda kuliner yang didirikan, satu panggung hiburan musik, dan foodcourt sebagai tempat santai bagi warga yang berkunjung.

Reni Irawati, warga asal kendal, Jawa Tengahnmengungkapkan bahwa, dengan adanya Festival Kuliner Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman, bisa menjadi refrensi dan rekomendasi bagi para pemburu kuliner nusantara.

“Aku suka nguliner, lihat beberapa kali di sosial media bahwa ada festival Kuliner di Kota Semarang, aku jadi penasaran. Akhirnya aku ajak teman untuk datang dan berkunjung ke sini. Ternyata Istimewa,” ungkap Reni.

Antusias masyarakat menghadiri acara Festival Kuliner Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman Semarang Kauman cukup tinggi. Bersama keluarga dan teman, mereka berbondong-bondong meramaikan Festival Kuliner Kauman itu.

“Gilaaa ramai banget, ngk nyangka Semarang ada tempat segokil ini, banyak kuliner yang aku suka, sampai nggak mau pulang tau,” katanya.

Sebagai informasi bahwa, Festival Kuliner Kauman digagas oleh pengurus Masjid Agung Semarang. Konseb yang menarik yang disajikan, kini mampu merubah bangunan yang awalnya tak begitu ramai, kini bisa berkembang sebagai titik berkumpulnya warga Kota Semarang. (Ak/El)